Kamis, 23 April 2026

Ini 21 Persyaratan Mendaftar di IPDN, Kamu Harus Tahu!

Ini 21 Persyaratan Mendaftar di IPDN, Kamu Harus Tahu! yang dibuka mulai 9 April 2019 hingga 30 April 2019.

Editor: Bebet I Hidayat
net
Ini 21 Persyaratan Mendaftar di IPDN, Kamu Harus Tahu! 

Ini 21 Persyaratan Mendaftar di IPDN, Kamu Harus Tahu!

POS-KUPANG.COM - Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN untuk tahun ini telah dibuka hari ini 9 April 2019 dan akan berakhir tanggal 30 April 2019. Pendaftaran calon praja sudah dapat diakses melalui laman resmi https://dikdin.bkn.go.id/

Badan Kepegawaian Negara ( BKN) menyampaikan kuota Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Melalui Pendidikan Kedinasan (SSCASN Dikdin) untuk calon Praja IPDN tahun 2019 sebanyak 1.700 mahasiswa.

Berdasarkan laman resmi IPDN, berikut beberapa syarat seleksi Sekolah Kedinasan Praja IPDN 2019:

Yuk Unduh Contoh Soal UTBK di Sini, Supaya Kamu Bisa Lolos SBMPTN 2019

Begini Ramalan Cinta Zodiak Hari Ini Rabu 10 April 2019, Pisces Jangan Berbohong pada Kekasihmu!

Kepsek SMPN 3 Amfoang Barat Daya Prihatin Kondisi Sekolahnya

Syarat Umum

1. Warga Negara Indonesia.

2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan pendidikan tanggal 1 September 2019.

3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm.

Persyaratan Administrasi

1. Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Umum (SMU) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C dengan ketentuan:

  • Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2016 s.d. 2019; dan
  • Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat ditetapkan minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2016 s.d. 2019;

2. KTP-el bagi peserta berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi belum memiliki KTP-el. Bagi belum memiliki KTP-el atau Kartu Keluarga (KK) dapat melampirkan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el  ditandatangani pejabat berwenang.

3. Surat Keterangan peserta Ujian Nasional dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang, bagi siswa SMU/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2019/2019.

4. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus peserta OAP ditandatangani Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota masing-masing dan mengetahui Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP).

5. Memiliki alamat e-mail yang aktif dan Pasfoto

Persyaratan Khusus

1. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.

2.Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama/adat.

3. Tidak bertato atau bekas tato.

4. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak.

5. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan.

6. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat.

7. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar.

8. Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan.

9. Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.

10. Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh kampus IPDN.

11. Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di IPDN.

12. Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan/atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, menyebarkan paham radikalisme dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual (LGBT).

13. Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya dari IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas.

STAN Siap Terima 3.000 Mahasiswa

Bersama Sekolah Kedinasan yang lain, Politeknik Keuangan Negara STAN mulai membuka pendaftaran secara daring tanggal 9-30 April 2019.

Dilansir dari laman resmi Politeknik Keuangan Negara STAN, untuk tahun 2019 STAN menyediakan 3.000 kursi bagi calon pelamar. 

Jumlah tersebut terdiri dari:

  • D-1 Kebendaharaan Negara sebanyak 138 kursi
  • D-1 Pajak sebanyak 355 kursi
  • D-1 Kepabeanan dan Cukai sebanyak 57 kursi
  • D-3 Kebendaharaan Negara sebanyak 251 kursi
  • D-3 Pajak sebanyak 551 kursi
  • D-3 Penilaian/PBB sebanyak 311kursi
  • D-3 Kepabeanan dan Cukai sebanyak 33 kursi
  • D-3 Manajemen Aset sebanyak 90 kursi
  • D-3 Akuntansi 1.214 kursi

Syarat pendaftaran Politeknik Keuangan STAN

1. Lulusan (tahun 2018 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2019) sekolah menengah atas atau yang sederajat.

2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi pendaftar:

a. lulusan tahun 2018 dan sebelumnya, memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau

b. calon lulusan tahun 2019, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2.80 dengan skala 4,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.

3. Usia maksimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 1999 tidak diperkenankan untuk mendaftar. Usia minimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma III.

4. Sehat jasmani dan kejiwaan dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani adalah:

a. mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik;

b. mampu melakukan tugas seperti menganalisis, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi; dan

c. mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu.

5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.

6. Khusus Spesialisasi Diploma I dan Diploma III Kepabeanan dan Cukai ditambahkan syarat sebagai berikut:

a. jenis kelamin dan tinggi badan;

1) Spesialisasi Diploma I: Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm; Perempuan tinggi badan minimal 155 cm.

2) Spesialisasi Diploma III: Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm;

b. tidak cacat badan

c. tidak buta warna; dan

d. untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat)
dan/atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal ukuran 2 dioptri.

7. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:
a. telah menyelesaikan SD atau yang sederajat, SMP/SLTP atau yang sederajat, dan SMA/SLTA atau yang sederajat di provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur; dan

b. memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

8. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000. Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar berdasarkan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.

9. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun-tahun sebelumnya.

Pendaftaran 19 Sekolah Kedinasan

Pendaftaran 19 sekolah kedinasan pemerintah dimulai besok, Selasa (9/4/2019). Pendaftaran ini dilakukan secara online melalui situs milik Badan Kepegawaian Negara (BKN), https://sscasn.bkn.go.id.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan RB) Mudzakir mengatakan, pendaftaran akan berlangsung hingga akhir bulan April, Selasa (30/4/2019).

"Pergunakan kesempatan ini sebaik mungkin dengan memenuhi semua ketentuan yang ada," kata Mudzakir saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/4/2019) sore.

Adapun 19 sekolah kedinasan tersebut terdiri dari delapan intansi, yaitu

  • Kementerian Keuangan (Politeknik Keuangan Negara STAN), dengan kuota 3.000 orang.
  • Kementerian Dalam Negeri (Institut Pemerintahan Dalam Negeri/IPDN), dengan kuota 1.700 orang.
  • Badan Siber dan Sandi Negara ( Sekolah Tinggi Sandi Negara/STSN), dengan kuota 100 orang.
  • Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Politeknik Ilmu Permasyarakatan/POLTEKIP dan Politeknik Imigrasi/POLTEKIM), dengan kuota 600 orang.
  • Badan Intelijen Negara (Sekolah Tinggi Intelijen Negara/STIN), dengan kuota 250 orang.
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika/STMKG), dengan kuota 250 orang.
  • Badan Pusat Statistik (POLITEKNIK STATISTIKA STIS), dengan kuota 600 orang.
  • Kementerian Perhubungan (SSTD Bekasi, PKTJ Tegal, API Madiun, STIP Jakarta, PIP Semarang, Poltekpel Surabaya, STPI Curug, ATKP Medan, PIP Makassar, Poltekbang Surabaya, ATKP Makassar, Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan Politeknik Sungai Danau Penyeberangan Palembang), dengan kuota 2.676 orang.

Mudzakir menegaskan, proses rekrutmen tidak dipungut biaya apa pun.

"Siswi atau taruna-taruni tahun 2019 untuk selalu berhati-hati atas kemungkinan terjadinya penipuan terkait (proses) penerimaan. Tidak ada satu pihak pun yang dapat membantu kelulusan," kata Mudzakir.

"Apalagi kalau ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan keharusan menyediakan sejumlah uang. Itu dipastikan penipuan. Jangan percaya dan jangan dilayani," ujar dia.

Alur pendaftaran

Peserta hanya diperbolehkan mendaftar dalam satu jurusan dari 19 sekolah kedinasan yang membuka formasi. Jika melanggar, otomatis peserta dinyatakan gugur.

Berikut alur pendaftarannya:

  1. Pelamar mengakses situs SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id
  2. Pelamar membuat akun SSCN Sekolah Kedinasan 2019, lalu mencetak kartu informasi akun
  3. Pelamar login ke SSCN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password yang telah didaftarkan
  4. Mengunggah swafoto, memilih sekolah kedinasan, melengkapi nilai, mengunggah berkas, dan melengkapi biodata yang ada
  5. Mengecek resume dan mencetak kartu pendaftaran
  6. Verifikator instansi melakukan verifikasi data atau berkas pelamar yang masuk ke instansinya
  7. Pelamar login ke SSCN mengecek status kelulusan verifikasi administrasi
  8. Mendapatkan kode billing yang harus dibayarkan oleh pelamar lolos verifikasi. Aturan mengenai pembayaran dapat dicek di sekolah kedinasan masing-masing
  9. Pelamar mencetak kartu ujian di SSCN setelah pembayaran diterima dan dikonfirmasi oleh sistem
  10. Pelamar mengikuti proses seleksi sesuai kententuan instansi. Pengumuman status kelulusan akan diumumkan Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan Instansi dapat diakses di situs SSCN.
(*)
Artikel ini juga tayang di kompas.com, grup POS-KUPANG.COM
# Ini 21 Persyaratan Mendaftar di IPDN, Kamu Harus Tahu!
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved