KPU Malaka Masih Kurang 2.000 Surat Suara
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka masih kekurangan 2.000 lebih surat suara
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
KPU Malaka Masih Kurang 2.000 Surat Suara
POS-KUPANG.COM| BETUN--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka masih kekurangan 2.000 lebih surat suara. Kekurangan tersebut akibat surat suara rusak yang ditemukan selama proses sortir.
Selain kekurangan surat suara, KPU Malaka juga kekurangan 347 kotak suara dan 200 bilik suara. Kekurangan kotak suara dan bilik suara ini juga karena ada yang rusak.
Kekurangan logistik ini sudah dilaporkan kepada KPU RI untuk segera diganti dalam waktu dekat.
Hal itu dikatakan Ketua KPU Malaka, Makarius B. Nahak kepada Pos Kupang.Com saat dikonfirmasi, Selasa (9/4/2019).
Menurut Makarius, setelah dilakukan sortir ditemukan kerusakan pada surat suara untuk lima jenis surat suara dengan total mencapai 2.000 lebih.
• VIDEO: Cara KPU Kota Kupang Lakukan Packing Logistik Pileg Dan Pilpres 2019
• Ini Sosok Calon Ideal Direktur Sepak Bola Manchester United
• Prabowo Gebrak Podium Saat Bicara di Yogyakarta, Pengeras Suara Terlepas, Amien Rais Elus Pundak
• Dua Desa di Sumba Timur Terhambat Menyalurkan Dana Desa Tahap II dan III Tahun 2018
"Untuk surat suara rusak 2.000 lebih untuk lima jenis surat suara. Setiap jenis jumlah yang rusak tidak sama, ada 800, 900 dan 400," kata Makarius.
Menurut Makarius, KPU sudah melaporkan kekurangan surat suara, kotak suara dan logistik tersebut. KPU masih menunggu pengiriman logistik dari percetakan melalui KPU Provinsi NTT. Sesuai informasi, hari ini logistik didrop lagi ke KPU Malaka.
Untuk logistik yang baik sudah dilakukan pengepakan dan diisi dalam kotak suara lebih awal sehingga logistik yang droping kemudian tinggal diisi. Hal ini dilakukan agar tidak memakan waktu.
"Logistik yang baik kita isi memang dalam kotak suara tapi belum finis karena masih ada yang kurang. Saat logistik yang kurang itu sudah ada kita tinggal isi saja. Kalau mau tunggu lengkap baru dikerjakan satu kali maka butuh waktu," kata Makarius.
Makarius mengatakan, kerusakan surat suara paling banyak akibat bercak tinta. Bercak tinta terkadang menutup nomor urut dan nama sehingga menjadi tidak jelas. Kerusakan seperti ini dilaporkan untuk diganti. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/petugas-melakukan-pengepakan-logistik-di-kpu-malaka-makarius-b-nahak.jpg)