Dua SMA Negeri di Ngada Laksanakan UNBK

sekolah baru yang belum memiliki fasilitas untuk UNBK dimana merupakan angkatan pertama.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana UNBK di SMA Negeri I Riung Barat Kabupaten Ngada, Senin (4/4/2019). 

Dua SMA Negeri di Ngada Laksanakan UNBK di SMP Negeri 2 Bajawa

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Koordinator Pengawas (Korwas) Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Ngada Drs. Matias Sudin, mengatakan bahwa pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Ngada ada dua sekolah yang mengikuti kegiatan UNBK di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Bajawa.

Matias yang juga Plt. Kepala SMA Negeri I Bajawa tersebut mengatakan kedua sekolah tersebut adalah SMA Negeri 2 Bajawa dan SMA Negeri 1 Golewa Selatan.

Kedua sekolah Negeri tersebut dijelaskan merupakan sekolah baru yang belum memiliki fasilitas untuk UNBK dimana merupakan angkatan pertama.

"Kedua sekolah itu belum memiliki fasilitas yang memadai," ujar Matias, kepada POS KUPANG.COM, Selasa (9/4/2019).

Ia menyebutkan jumlah SMA di Ngada ada 15 sekolah dan semua melaksanakan UNBK.

Jumlah peserta UNBK keseluruhan 1956 orang terdiri dari 1199 orang perempuan dan 757 orang laki-laki

Sementara Kepala SMAN 1 Golewa Selatan Regina Wake Moi, S.Pd membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan karena mengikuti UNBK di Bajawa kepada orang tua yang terpaksa mengeluarkan biaya tambahan per siswa akibat belum cairnya Dana BOS untuk pembiayaan kegiatan UNBK. Sebagai pimpinan di sekolah kami bekerja sama dengan orang tua untuk antisipasi dulu.

Diisukan Dibayar Besar dari Raffi Ahmad, Gading Marten: Enaknya Tetanggaan Sama Produser

Terang-terangan Puji Pria Lain, Begini Komentar Faisal Nasimuddin untuk Luna Maya!

Bawaslu Kabupaten Nagekeo Kerjasama dengan STKIP Nusa Bunga Floresta Mbay Terkait Hal ini

Orasinya Diganggu Prabowo Tegur Seorang Pendukunganya di Jogja yang Asyik Bicara: Anda Diam Dulu

"Harapan kami dari pihak sekolah kedepan kami sudah bisa ujian mandiri, dan keluhan kami pada kesempatan ini terkait fasilitas komputer dan jaringan internet bisa disiapkan sebelum proses UNBK 2020,"harapnya.

Terpisah Kepala SMA Negeri I Riung Barat, Alfons Kolo, S. Pd, mengeluh sejumlah fasilitas. Misalnya sekolah tidak cukup memiliki banyak komputer dan laptop. Terpaksa harus dipinjam dari guru-guru

SMA Negeri Riung Barat sudah dirikan sejak tahun 2008 dan tahun 2018/2019 ini merupakan angkatan ke -11 dan juga SMA Negeri ini adalah salah satu sekolah yang berada dipelosok. Sudah 10 angkatan yang tamat dari sekolah ini.

Diangkatan ke-11 ini, SMAN I Riung Barat bertekad kuat untuk menyelenggarakan UNBK perdana.

Meskipun fasilitas pendukung UNBK tidak memadai, pihak sekolah berupaya agar UNBK perdana harus dilaksanakan

Ia menyebutkan jumlah siswa kelas XII yang ikut UNBK ada 93 orang dari dua jurusan. Jurusan IPS ada 70 orang dan IPA ada 23 orang.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved