Pria Tua Ini Wakili 1.265 Warga Surati Presiden Jokowi dan Curhat Tentang Hal Ini, Heboh
Pria tua ini wakili 1.265 warga surati Presiden Jokowi dan curhat tentang hal ini, apa curhatannya?
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Pria tua ini wakili 1.265 warga surati Presiden Jokowi dan curhat tentang hal ini, apa curhatannya?
POS-KUPANG.COM - Pria tua ini wakili 1.265 warga surati Presiden Jokowi dan curhat tentang hal ini, apa curhatannya?
Kepada POS-KUPANG.COM di kediamannya, Minggu (31/3/2019), pria bernama Drs. IM Ndoen ini menceritakan curahatannya kepada Persiden Jokowi.
Ndoen mengaku masalah yang dialaminya bersama 1.265 warga itu sudah dialami sejak tahun 1999 dan curahatannya itu sudah disampaikan ke sejumlah Presiden RI mulai dari Gus Dur, Megawati, SBY hingga Jokowi.
Namun hingga empat Presiden, masalah mereka belum juga bisa diselesaikan oleh Pemerintah Indonesia sehingga membuat mereka kecewa.
Ndoen berharap agar kali ini Presiden Jokowi bisa memperhatikan nasibnya bersama 1265 warga Indonesia eks Timor Leste yang memiliki aset di Timor Leste.
"Saya menyurato Bapak Presiden sejak lama, dan terakhir bersurat ke Presiden pada Januari 2019," kata Ndoen.
Menurut Ndoen, selama 20 tahun masalah mereka belum juga bisa diselesaikan dengan baik.
Apa tujuan dan isi surat Ndoen kepada Presiden Jokowi?
"Tujuan kita agar Pemerintah Indonesia tolong perhatikan nasib kita (eks pengungsi Tim-Tim). Karena aset-aset kita itu tertinggal disana dan saat ini dikuasai secara semena-mena oleh Pemerintah dan rakyat Timor Leste. Sementara kita sebagai pemilik aset yang sudah membeli dan bangun disana, kita tinggalkan begitu saja pasca jejak pendapat tahun 1999," kata Ndoen.
Ndoen berharap Presiden Indonesia kali ini yakni Jokowi bisa segera enyeelsaikan masalah mereka itu, Karena sama seperti WNI yang berada di Palestina dan Rohingya, mereka sebagai pengungsi eks Timtim juga membutuhkan perhatian dari Pemerintah Indonesia.
"Harapan kita agar Pemerintah memperhatikan kita. Karena bagaimanapun kita kan anak bangsa, kalau Pemerintah juga memperhatikan saudara-saudara kami yang ada di Palestina dan Rohingya, kami kita hal itu bagus, tapi kamis sebagai anak bangsa juga minta tolong," kata Ndoen.
Ndoen menjelaskan, sebenarnya total jumlah eks pengungsi Tim-Tim itu jumlahnya lebih dari 2.000 orang. Dan banyak yang memiliki aset tidak bergerak dan memiliki dokumen terkait aset dimaksud.
Dan dia sebagai kordinator eks pengunsgi Timtim, sudah mengumpulkan dokumen dimaksud untuk bisa ditindaklanjuti.
• VIDEO: Ini Yang Terjadi Pada Setiap Zodiak Pada Hari Ini Senin 1 April 2019, Waspada
• VIDEO: Menceraikan Suaminya, Lidah Perempuan Ini Dipotong Pakai Gunting, Teganya
• VIDEO: Cerita Lengkap Viral Bakso 99 Kuanino Kupang Mengandung Formalin, Ini Faktanya
Namun sejak jaman Presiden Gus Dur, Megawati, hingga SBY, masalah itu tidak pernah diselesaikan. Akibatnya banyak yang sudah putus asa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/drs-imanuel-ndoen.jpg)