Plafon pinjaman Kopdit Swasti Sari Rp 500 Juta

RAT Koperasi Kredit Swasti Sari memutuskan untuk menaikkan plafon pinjaman dari Rp 250 juta menjadi Rp 500 juta.

Plafon pinjaman Kopdit Swasti Sari Rp 500 Juta
YOHANES SASON HELAN Untuk POS-KUPANG.COM
Dua anggota KSP Swasti Sari yang beruntung dapat sepeda motor saat penarikan doorprize RAT Kopdit Swasti Sari

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Koperasi Simpan Pinjam Koperasi Kredit (KSP Kopdit) Swasti Sari menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXX Tingkat Pusat.

Tujuannya untuk menelusuri, mencermati dan membedah usul saran, apakah ada yang terabaikan atau ditiadakan dan menghasilkan kesepakatan final untuk menjadi pedoman kerja tahun buku 2019.

Salah satu keputusan yang disetujui adalah plafon pinjaman dinaikan dari Rp 250 juta menjadi Rp 500 juta.

Kegiatan ini berlangsung di Restoran Timor Raya, Minggu (31/3/2019). Rapat ini adalah pleno hasil keputusan dan usul saran RAT XXX KSP Kopdit Swasti Sari Tahun Buku 2018, yang diikuti oleh perwakilan pra RAT dan RAT cabang.

General Manager KSP Kopdit Swasti Sari, Yohanes Sason Helan, pada Minggu (31/3/2019) mengatakan, pesertanya sekitar 200-an orang yang merupakan perwakilan dari Kota Kupang dengan tiga gelombang, Cabang Oesao, Kefamenanu, Adonara, Sumba Barat Daya, Malaka, Lembata, Atambua, Larantuka, Soe, Rote, Waingapu dan Denpasar.

BREAKING NEWS: Jambret Beraksi di Kupang, Setelah Rantai Emas 5 Gram Diambil, Korban Dicabuli

Wakil Walikota Kupang Kantongi Sejumlah Nama PTT yang Berpolitik Praktis

"Peserta yang ikut adalah anggota potensial yang diutus dari masing-masing cabang. Setelah mengikuti ini maka mereka akan pulang dan membawa hasil untuk disampaikan," ujarnya.

Yohanes Sason menjelaskan, pleno tersebut untuk membahas usul saran dari setiap pra RAT dan RAT cabang.

"Tujuan untuk menyamakan pemikiran melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Hari ini kita hadir bukan lagi sebagai anggota pribadi yang berhak mengoreksi laporan pertanggungjawaban, program kerja dan RAPB, tapi sebagai utusan anggota untuk mengawal semua keputusan dan usul saran yang disampaikan pada saat pelaksanaan Pra RAT dan RAT di cabang masing-masing," ujarnya.

Yohanes mengajak peserta untuk membuang semua dinamika pelaksanaan RAT saat itu dan fokus pada semua telah disampaikan dengan menelusuri, mencermati dan membedah usul saran di RAT setiap gelombang, apakah ada yang terabaikan atau ditiadakan.

Mahasiswa STAKN Kupang Pamerkan Seni Budaya NTT di Lippo Plaza

Satu Atlet Tinju Pelatnas Dipulangkan, Digantikan Mario Kali, Ini Penjelasan Johni Asadoma

"Itulah yang harus kita koreksi dan demikian kita akan menghasilkan sebuah kesepakatan final untuk menjadi pedoman kerja tahun buku 2019," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved