Suriah Membalas Rudal Serangan Udara Israel di Aleppo

Suriah menyatakan, mereka langsung melakukan serangan balasan setelah jet tempur Israel membombardir wilayah mereka di Aleppo.

Suriah Membalas Rudal Serangan Udara Israel di Aleppo
Thinkstock Ilustrasi
Serangan Udara oleh Jet Tempur. 

POS KUPANG.COM - - Suriah menyatakan, mereka langsung melakukan serangan balasan setelah jet tempur Israel membombardir wilayah mereka di Aleppo.

Jika terbukti benar, maka ini adalah serangan pertama Israel di teritori Suriah sejak pengakuan Dataran Tinggi Golan oleh Presiden AS Donald Trump.

Nilai Transfer Rp 1,29 Trilun, Bayern Munchen Rampungkan Pembayaran Lucas Hernandes dari Atletico

Sejumlah Korban Tertembak di Seattle, Satu Tewas

Mengutip sumber dari pejabat militer, media pemerintah SANA memberitakan, sistem pertahanan bereaksi dan merontokkan rudal dari jet tempur Israel.

"Sistem kami membalas agresi Israel yang menargetkan sejumlah lokasi industri di Sheikh Najar, timur laut Aleppo," ujar sumber itu dikutip AFP Kamis (28/3/2019).

Badan pemantau Observasi Suriah untuk HAM mengatakan bombardir Israel mengenai gudang amunisi milik pasukan Iran dan sekutunya, serta menimbulkan ledakan besar.

Observasi Suriah menambahkan setidaknya empat orang yang diyakini merupakan penjaga gudang amunisi itu tewas terkena rudal Israel.

Sementara sejumlah penduduk Aleppo memberi tahu AFP karena serangan udara yang dilaksanakan pada Rabu (27/3/2019) itu, seluruh kota mengalami mati lampu.

Tel Aviv melaksanakan ratusan serangan udara dalama beberapa tahun terakhir dengan target adalah fasilitas militer Iran dan sekutunya, Hezbollah.

Ini Pengakuan Carles Puyol - Gerard Pique Bek Terbaik di Dunia

Teheran telah menjadi pendukung utama pemerintahan Presiden Bashar al-Assad sejak konflik sipil pecah di Suriah pada 2011 silam.

Januari lalu, Israel menghancurkan beberapa bangunan Iran beberapa jam setelah mereka mengklaim menggagalkan roket yang ditembakkan dari Suriah.

Observasi menyatakan 21 orang yang kebanyakan adalah warga negara Iran tewas dalam serangan tersebut. Serangan sama juga terjadi pada Mei 2018. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved