Mahasiswa Unipa Harus Bermimpi Jadi Entrepreneur
Sulis memotivasi mahasiswa Unipa belajar sungguh-sungguh, kelak bukan berpikir menjadi pegawai, namun menjadi etrepreneur
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Adiana Ahmad
Mahasiswa Unipa Harus Bermimpi Jadi Entrepreneur
Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a
POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Direktur MSDM, Umum, dan Kepatuhan Perum Jamkrindo, Sulis Usdoko, membangkitkan gairah 400-an mahasiswa Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere di Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam kuliah umum semangat kewirausahaan Kamis (28/3/2019).
Sulis memotivasi mahasiswa Unipa belajar sungguh-sungguh, kelak bukan berpikir menjadi pegawai, namun menjadi etrepreneur. Menurut Sulis, dunia bukan diubah oleh pegawai tetapi oleh entrepreneur.
“Sekolah untuk hidup. Harus berpikir selalu ke depan. Yang sudah jadi pegawai saja hilang, sedini mungkin jadi entrepreneur. Kalau mau jadi kaya,jadilah entrepreneur,” ujar Sulis dalam materi ‘Self Strong Leadership sebagai Pondasi Membangun Semangat Kewirausahaan dalam Perspektif Revolusi Industri 4.0.
• Gubernur NTT: Luasnya TN Komodo Tak Bisa Dijadikan Alasan Kasus Pencurian Komodo
Ia menegaskan, ensensinya harus berani menantang diri sendiri. Kalau mencoba saja tidak berani akan gagal yang sempurna. Kepemimpinan (leaderhsip) diri sendiri harus kuat. Setelah revolusi industri 4.0 akan muncul lagi revolusi industri 5.0 dan seterusnya.
Menurut Sulis, problemnya pada mental kita merespon terlalu lambat. Kita masih berpraktek pada industri 1.0, dan 2.0 padahal perubahan sudah bergerak jauh. Dampak revolusi 4.0, kalau kita mampu mengelola diri menjadi hebat.
“Janganlah melihat orang-orang yang hebat saat ini. Tapi lihatlah ke belakang. Kebanyakan mereka dari orang-orang miskin,” tandas Sulis.
• Pemerintah Naikkan Harga Patokan Ekspor Beberapa Produk Tambang
Sulis mengingatkan, siapapun tidak tanggap dengan perubahan akan tertinggal. Sebab, walau diganti mesin, tetapi dibuat oleh manusia yang punya jiwa entrepreneur. Apapaun kondisinya, manusia menjadi penentu. Perubahan jangan ditakuti, tetapi diterima dengan senang.
“Menurut saya manusia yang benar adalah yang bisa atasi perubahan,” tandas Sulis.
Ia mengatakan, ilmu yang dipelajari harus didalami. Tujuh puluh persen harus mencoba. Rendah pertumbuhan UKM bukan soal modal tetapi ‘mindset’ (pola pikir).
“Kalau coba usaha coba 10 kali, sembilan kali gagal coba lagi. Entrepreneur kemampuan dan kerelaan untuk mengembangkan diri.
• Inilah Titik Rawan Pencurian Komodo di Labuan Bajo
Orang-orang habat hebat bonyoknya lebih banyak. Oportunity ada sekitar kita. Tugas entrepreneur menciptakan nilai tambah. Perusahaan bangkrut karena tidak hasil bisa menghasilkan nilai baru karena marginya menurun. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mahasiswa-unipa.jpg)