The Voice Indonesia

Ibunda Aldo Longa Minta Masyarakat Dukung Aldo

Maria Magdalena Bhoki ibunda dari Aldo Longa (17) finalis The Voice Indonesia meminta dukungan masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Aldo Longa (17) finalis the voice Indonesia 

POS-KUPANG.COM | MBAY - Maria Magdalena Bhoki ibunda dari Aldo Longa (17) finalis The Voice Indonesia meminta dukungan masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada putra sulungnya agar dapat meraih juara pada ajang bergengsi The Voice Indonesia.

Maria Magdalena mengatakan dirinya saat ini sedang berada di Jakarta sejak anaknya masuk semifinal dan menanti anaknya tampil di Final pada Kamis (28/3/2019) dan kembali akan menyaksikan langsung penampilan Aldo anaknya.

Maria Magdalena mengatakan Aldo anaknya lewat dirinya tiga hari yang lalu saat dirinya bertemu di tempat karantina ajang The Voice Indonesia ini meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia mulai dari Kabupaten Ngada, Flores, NTT dan Indonesia seluruhnya untuk mendukungnya dengan Vote dan SMS sebanyak banyaknya untuk Aldo.

Novi Natonis Ungkap Percakapan dengan Marlony Sebelum Diseret Kereta Api

Maria mengaku Aldo hanya dua bersaudara kandung yakni adiknya Alan ditinggal ayahnya tercinta Almarhum Amatus Lawe yang pernah bekerja di Jakarta sebagai Satpam Mall dan dirinya bekerja di Mall tersebut.

Aldo Lahir di Cibitung, Jakarta 2 Juni 2001 namun mengenyam pendidikan SD, SMP dan SMA di Bajawa dimana ayahnya meninggal dunia pada Bulan Pebruari 2012 dirinya bersama adiknya Alan hidup bersama Ibunya di Tanalodu Bajawa.

Pemerkosa Anak Kandung di Sikka Cabut Banding

Kini Aldo Longa katanya bukan saja miliknya sebagai ibu kandung, bukan saja kakak dari adiknya Alan tetapi Aldo milik Indonesia.

Ia mengatakan dalam tahapan audisi hingga lolos tahapan Blind Auditions dan Knockout, Battle Round, Live Round, Seminfinal dan Grand Final tentunya bukan karena kekuatan Aldo sendiri tetapi kekuatan Tuhan lewat semua yang telah mendukung Aldo.

"Sebagai ibunya saya memohon kepada seluruh masyarakat Indonesia dukung Aldo dengan cara SMS TVI ALDO dan kirim ke 95151 dan juga Vote melalui Aplikasi Shopee dan memilih Aldo," ungkap Maria, kepada POS KUPANG.COM, Selasa (26/3/2019).

Ia mengatakan Aldo juga akan melewati dua hal penting dalam hidupnya dan merupakan kenangan yang juga tidak akan dilupakan karena setelah mengikuti babak Final nanti Aldo harus kembali mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAS Regina Pacis Bajawa.

Sehingga usai tampil harus segera pulang karena tanggal 1 April 2019 Aldo harus mengikuti UNBK tersebut.

Terpisah Kepala SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa Rinu Romanus, mengatakan, Aldo memang dididik di SMA Regina Pacis Bajawa namun kini Aldo menjadi milik Indonesia.

Romanus mengatakan di SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa sosok Aldo sejumlah kegiatan untuk pengembangan bakat dirinya di bidang menyanyi terus dikembangkan hingga pernah mengikuti kompetisi Indonesian Stars Ethnic 2018 yang digelar di Jakarta awal Januari 2018 yang merupakan titik awal untuk kompetisi tingkat Nasional yang semuanya dibiayai pihak SMAK Regina Pacis Bajawa dan juga ikut FLS antar pelajar di Kupang dan Manado.

Ia mengatakan bahwa dirinya mengenal dan tertarik pada Aldo saat pihaknya menjadi saksi nikah di Kota Bajawa.

Saat itu Aldo dan adiknya Alan diminta oleh Master Ceremony Joni Dopo untuk menyanyi dan saat itu Aldo duduk di Kelas 3 SMP Negeri 2 Bajawa.

Aldo dan adiknya Alan pada kesempatan tersebut menyanyi lagu berjudul Ayah namun saat menyanyi Aldo dan adiknya menangis sehingga para undangan juga turut menangis.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved