Lurah Naibonat Ingatkan Mahasiswa Stikes Maranatha

Lurah Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Daniel Leo Mangngi, S.H mengingatkan kepada 106 mahasiswa STIKES Maranatha Kupang melaksanakan praktek kerja

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Dokumentasi STIKES Maranatha
Pimpinan STIKES Maranatha dan staf juga pejabat kecamatan bergambar bersama di Naibonat, Senin (25/3/2019) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I NAIBONAT--Lurah Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Daniel Leo Mangngi, S.H mengingatkan kepada  106 mahasiswa STIKES Maranatha Kupang melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL) Komunitas di Kelurahan Naibonat.

Selama tiga pekan para mahasiswa diharapkan tetap mengenakan seragam almamater juga berkomunikasi yang baik dengan warga. Selain itu, ikut menjaga kebersihan dan harus disiplin dalam melaksanakan kegiatan termasuk berkoordinasi dengan pihak kelurahan manakala hendak meninggalkan lokasi kegiatan.

Daniel Leo Mangngi kepada POS KUPANG.COM, Senin (25/3/2019) mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada manajemen STIKES Maranatha yang menunjuk kelurahan yang dipimpinnya sebagai lokasi PKL Komunitas.

Sebanyak 106 mahasiswa yang terbagi dalam 4 kelompok akan disebarkan pada 7 RW untuk mengambil data kesehatan pada keluarga-keluarga. Selama mereka berada di kelurahan, kata Daniel, tentu tanggung jawab keamanan ada padanya sehingga kepada para mahasiswa dirinya telah menyampaikan beberapa harapan.

Menurut Daniel, pada pertemuan bersama itu, dirinya menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dirinya meminta agar selama PKL, atribut almamater tetap dikenakan.

Selain itu, mereka akan berada di tengah masyarakat yang berbeda latarbekalang suku, agama dan budaya sehingga dalam berkomunikasi hendaknya menggunakan bahasa yang sopan.

Toleransi antar wargapun harus diperhatikan termasuk ketika mereka hendak meninggalkan lokasi maka harus berkoordinasi dengan pejabat setempat termasuk pihak kelurahan.

"Saya juga minta mereka jaga kebersihan dan disiplin. Selama tiga minggu mereka dibawa pengawasan kami jadi kalau mereka mau ke kota maka sampaikan kepada kami. Ada empat kelompok jadi dua kelompok tinggal di tengah masyarakat, satu kelompok tinggal di aula kelurahan dan satu kelompok di aula puskesmas," katanya.

Untuk diketahui, sebanyak 106 mahasiswa STIKES Maranatha Kupang melaksanakan PKL Komunitas di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT.

Kegiatan selama tiga pekan ini dibagi dalam 4 kelompok mahasiswa dan disebarkan pada 7 RW. Kegiatan ini bertujuan para mahasiswa memiliki pengalaman lapangan dengan mengidentifikasi masalah kesehatan warga setempat.

Ketua STIKES Maranatha Kupang, Meri Fangidae Tumeluk, SST., MPH menyampaikan hal ini ketika ditemui di Kantor Kelurahan Naibonat, Senin (25/3/2019).

Hadir saat ini Ketua Dewan Pembina, Drs. Samuel Sellan, Lurah Naibonat, Daniel Leo Mangngi, S.H.

Meri mengatakan, kegiatan ini telah dilepas pejabat Kecamatan Kupang Timur di Babau dan para peserta langsung ke Naibonat untuk melaporkan diri sekaligus disebarkan ke RW yang sudah ditentukan.

Para mahasiswa dibagi dalam 4 kelompok untuk melaksanakan PKL selama tiga minggu dan selama PKL para mahasiswa akan mengidentifikasi di setiap keluarga masalah kesehatan khusus kesehatan ibu dan anak.

Setelah mereka ambil data maka akan ditabulasi untuk dilihat masalah apa yang jadi skala prioritas. (*)

Mahasiswa Stikes Maranatha Kupang peserta PKL di Kelurahan Naibonat, Kupang, Senin (25/3/2019)
Mahasiswa Stikes Maranatha Kupang peserta PKL di Kelurahan Naibonat, Kupang, Senin (25/3/2019) (Dokumentasi STIKES Maranatha)
Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved