Jadwal Kampanye, Partai Berkarya Masih Tunggu Instruksi DPP

Partai Berkarya NTT saat ini sedang menunggu jadwal kampanye dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Jadwal Kampanye, Partai Berkarya Masih Tunggu Instruksi DPP
ISTIMEWA
Antonius Kaunang 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Partai Berkarya NTT saat ini sedang menunggu jadwal kampanye dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Hal ini diungkapkan Antonius Kaunang, Ketua DPW Partai Berkarya NTT kepada POS-KUPANG.COM, Senin (25/3/2019).

"Soal kampanye, kami masih menunggu petunjuk dari DPP yang besok baru dikirimkan," ujarnya.

Kades Oesena Senang Dapat Program Berarti

Dikatakan, jadwal dari pusat itu akan disingkronkan dengan waktu tempat kampanye di provinsi NTT oleh tiap calon legislatif dari Partai Berkarya NTT.

Dalam kesempatan berbeda, Frans Kape, pengamat dan praktis politik NTT mengapresiasi kedatangan Joko Widodo ke NTT pada tanggal 8 April mendatang.

Tahun 2019, Pemkab TTU Bedah 837 Rumah Tidak Layak Huni

"Ini kan ada jadwal kampanye. Kedatangan Pak Jokowi diharapkan masyarakat. Beliau harus pastikan bahwa kalau dia terpilih, NTT harus berubah," katanya kepada POS-KUPANG.COM, Senin (25/3).

Dia berharap, Jokowi akan melakukan banyak perubahan, salah satunya mengenai human trafficking yang marak terjadi di NTT.

"Saya lihat di media sosial beliau akan buka BLK. Mudah-mudahan di NTT ada seperti itu, agar memutus mata rantai human trafficking. Jangan tunggu lima tahun kemudian," harapnya.

Dikatakan, tanpa kehadiran Jokowi sekalipun, 60 persen masyarakat NTT akan memilihnya.

"Tanpa dia datang juga 60 persen masyarakat NTT pilih dia. Tapi ini harus dilihat satu bentuk komitmen terhadap pemimpin, agar berbuat sesuatu terhadap daerah ini," ujarnya.

Frans Kape mengeritik tingkat elektrik kelistrikan di NTT yang masih minim, di bawah 60 persen.

"Janji-janji kampanye boleh-boleh saja, tapi yang lebih penting adalah realisasi," harapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved