Puskesmas Watukapu Adakan Kegiatan Pelayanan KB Massal

Manajemen Puskesmas Watukapu di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada menggelar kegiatan pelayanan KB massal.

Puskesmas Watukapu Adakan Kegiatan Pelayanan KB Massal
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana saat kegiatan KB Massal yang digelar oleh Puskesmas Watukapu di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada, Kamis (21/3/2019). 

Puskesmas Watukapu Adakan Kegiatan Pelayanan KB Massal

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Manajemen Puskesmas Watukapu di Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada menggelar kegiatan pelayanan KB massal.

Pelayanan KB massal itu digelar di Pustu Malawaru Desa Uluwae Kecamatan Bajawa Utara Kabupaten Ngada.

Kepala Puskesmas Watukapu, Martin Ndona, kepada POS KUPANG.COM, menjelaskan, pelayanan yang diberikan yaitu, implant, penyerahan sarpras dan ada 60 orang askeptor.

" Kemarin kami kegiatan pelayanan KB massal di Pustu Malawaru, Desa Uluwae, Kecamatan Bajawa Utara. Pelayanan KB MKJP (implant) bagi Pasangan Usia Subur, Penyerahan sarpras pelayanan KB (obgyn bed, iud kit dan implant Removal kit) dan hasil pelayanan 60 akseptor implant. Ini
Merupakan kegiatan bagi GalCitas (daerah Tertinggal, terpencil dan perbatasan) Kegiatan dimotori Dinas P2KB Kabupaten Ngada," ujar Martin, Jumat (22/3/2019).

Renungan Harian Katolik Jumat 22 Maret 2019:Ketegaran Hati yang Mematikan

Bocah Kristina Ndoki Penderita Gizi Buruk Rindukan Bantuan

Renungan Harian Kristen Protestan 22 Maret 2019:Suara Anda Lebih Besar Dari Suara Tuhan? Bahaya

Martin menyebutkan kegiatan tersebut menyonsong Bulan Bakti Masyarakat Gotong Royong, Harganas, Kesatuan Gerak PPK dan Gerak TTG (Teknologi Tepat Guna) tingkat Provinsi NTT di Ngada.

"Untuk pelayanan di Kecamatan Bajawa Utara merupakan kegiatan ke dua setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Nabelena bulan lalu.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Assisten 3 Kabupaten Ngada yang juga sebagai Plt Kepala Dinas
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Ngada Dra. Iju Maria Albina.

Dalam arahannya, Dra. Iju Maria Albina mengatakan Desa yang kuat bermula dari Keluarga yang kuat dan sehat, keluarga yang kuat dan sehat bermula dari Bapak, Ibu dan anak anak sehat.

Keluarga sehat dan kuat merupakan fondasi pembangunan yang kokoh.

Tersangka Kasus Dugaan Suap Hakim di PN Jaksel Segera Disidang, Ini Identitas Ketiganya

Jimin BTS Tiba-tiba Lakukan Hal Ini Pada RM BTS Saat Konser di Hongkong RM Langsung Teriak Histeris

Begini Lho, Cerita Kirana Larasati Saat Bertemu KH Maruf Amin

Sementara Koordinator Petugas Lapangan Keluarga Berencana, Bajawa Utara, Bernardinus Lelo, S. Fil. Menyatakan bahwa partisipasi masyarakat ber-KB di Bajawa Utara sangat bagus, dibuktikan dengan keterlibatan serta antusiasme yang tinggi datang ke tempat pelayanan KB massal.

"Partisipasi petugas kesehatan Kepala puskesmas Watukapu, Bidan Koordinator serta bidan bidan sangat baik. Sehingga pelayanan KB dapat dilaksanakan efektif dan efisien," ujarnya.

Ia menyebutkan tujuannya yaitu, meningkatkan kesertaan ber-KB bagi PUS (nifas/paacalin), mengurangi putus pakai/drop out menurunkan TFR atau Total fertility rate (rata-rata kelahiran total/keseluruhan).(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved