Ongkos Kirim Semakin Mahal, Ini Keluhan Masyarakat

dirinya yang senang mengorder barang lewat pembelanjaan online sudah tak pagi melakukan itu.

Ongkos Kirim Semakin Mahal, Ini Keluhan Masyarakat
KOMPAS.COM
Ilustrasi rupiah 

Ongkos Kirim Semakin Mahal, Ini Keluhan Masyarakat

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Jasa pengiriman barang telah menyesuikan tarif kenaikan sejak Januari lalu. Tapi JNE baru menaikkan secara serentak per 21 Maret 2019.

Kenaikan sekitar 10 hingga 25 persen juga dirasakan oleh beberapa customer yang melakukan bisnis menjual barang online atau gemar memesan barang melalui pembelanjaan secara online.

Adel Hermansyah, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (22/3/2019), mengaku sejak ada kenaikan tarif ongkos kirim jasa pengiriman barang, dirinya yang senang mengorder barang lewat pembelanjaan online sudah tak pagi melakukan itu.

Menurutnya, ongkos kirim terlalu mahal. Dibandingkan dengan membeli langsung.

VIDEO: Begini Foto-Foto Transformasi Jennie BLACKPINK Dari Tahun Tahun 2017 Hingga Saat Ini

Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung Mengaku yang ia Pukul Sampai Mati Adalah Ular

Sebelum Jadi Penulis Buku, Santi Menghabiskan Waktu Hingga Enam Jam Per Hari Untuk Membaca

"Jadi saya sudah berhenti mengorder barang karena mahal. Kecuali mendesak baru saya order," ujarnya.

Customer lainnya, Adiva Zakiya, juga merasakan sedih ketika semakin mahalnya ongkos kirim.

"Sedih ya kalau ongkos kirimnya tambah mahal," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Hoer Apandi ketika tengah mengecek ongkos kirim di jasa pengiriman.

"Ongkos kirimnya mahal, tapi mau bilang apalagi. Kita harus mengirimkan barang ini, karena sedang dibutuhkan tuturnya. Jadi mau bagaimana lagi. Semua sudah diatur, kita ikut saja," ujarnya.

Kata Branch Manager JNE Cabang Utama Kupang, Ny Emi Khilafat, belum ada dampak dengan kenaikan tarif JNE ini. Customer masih berdatangan ke kantor seperti biasanya.

"Dampaknya mungkin baru bisa terlihat untuk beberapa waktu ke depan," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved