Renungan Harian Kristen Protestan
Renungan Harian Kristen Protestan, 20 Maret 2019:Iman dan Cinta Seumpama Batu Akik dan Tumbuhan
Iman dan cinta seumpama batu akik dan seumpama tumbuhan. Batu yang tadinya kurang menarik, tapi karena digosok terus akhirnya mengkilap dan indah.
Renungan Harian Kristen Protestan, 20 Maret 2019
Oleh: Pdt DR Mesakh A P Dethan MTh
Iman dan Cinta Seumpama Batu Akik dan Tumbuhan
Kutipan penting dari renungan ini:
Iman dan cinta seumpama batu akik dan seumpama tumbuhan. Batu yang tadinya kurang menarik, tapi karena digosok terus-menerus akhirnya mengkilap dan indah.
Cinta berumah tangga pun harus diasah biar ketajaman cintanya muncul, dirawat biar tunas-tunas cintanya bertumbuh.
Dalam proses itu ada bagian tunas yang dibuang, tatapi hasilnya akan indah.
Semakin digunting, dipangkas dan dibuang tunas-tunas jelek dari masing-masing pihak, maka akan muncul tunas-tunas cinta berkualitas.
Sayang sekali banyak orang mau kebahagiaan yang instant dan tidak mau melewati proses-proses semacam ini.
Begitu juga iman dan ketaatan kita selalu diuji dan diasah oleh Tuhan dalam suatu proses entah singkat atau panjang sesuai anugerah dan berkat Tuhan bagi tiap-tiap orang yang resekinya berbeda-beda.
Pembaca yang budiman, tahukah anda yang manakah yang dapat dianggap sebagai MoU rohani kuno dan tertua di dunia.
MoU di bidang rohani kuno dan tertua yang pernah ada di dunia dibuat di Ur Kasdim antara Tuhan Allah dan Abraham, bapa leluhur dari tiga agama besar dunia agama Yahudi, Kristen dan Islam (Kejadian 12:1-20).
Saat dimana perjanjian itu dibuat Abraham (nama aslinya Abram) berumur sekitar antara 70-75 tahun dan didampaingi istrinya yang cantik jelita pada masa itu yang bernama Sarai (Kejadian 12:14).
Perjanjian antara Tuhan dan Abraham ini dikatakan sebagai MoU kuno dan tertua karena isi perjanjian menunjukkan kesepakatan dua belah pihak.
MoU ini sebetulnya sebuah bentuk penegasan yang meliputi tiga poin utama dari pihak Tuhan dan satu poin tambahan dari pihak Abraham:
Pertama, Tuhan menjamin memberikan keturunan kepada Abraham dan darinya akan lahir sebuah bangsa yang besar.
Kedua, Tuhan membuka relasi kepada Abraham dan keturunannya menjadi umat Allah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pendeta-messakh-dethan.jpg)