Kesaksian Warga Malaysia saat Longsor di Tiu Kelep, Terjadi 3 Kali Getaran dalam 5 Menit

Kesaksian warga Malaysia saat longsor di Tiu Kelep, terjadi 3 kali getaran dalam 5 menit

Kesaksian Warga Malaysia saat Longsor di Tiu Kelep, Terjadi 3 Kali Getaran dalam 5 Menit
KOMPAS.com/Fitri.R
Global Peace Mission Malaysia, Shahran Bin Kasim, saat mengatur WNA Malaysia yang hendak pulang kenegaranya. 

Kesaksian warga Malaysia saat longsor di Tiu Kelep, terjadi 3 kali getaran dalam 5 menit

POS-KUPANG.COM | MATARAM - Puluhan wisawatan asal Malaysia yang menjadi korban longsor di kawasan wisata air terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara, mengaku merasakan tiga kali getaran yang cukup besar saat mereka berada di kawasan air terjun itu.

Informasi itu terungkap setelah mereka menuturkan apa yang terjadi pada Shahran Bin Kasim, Deputy Director IIIt East and South East Asian yang sekaligus perwakilan Global Peace Mission Malaysia.

3 Provinsi Paling Banyak Belum Rekam E-KTP, Kemendagri Tak Jamin 100 Persen Sebelum Pemilu

Para korban yang merupakan warga Malaysia menuturkan bahwa mereka merasakan guncangan besar sebanyak tiga kali saat gempa magnitudo 5,8 terjadi.

"Memang mereka terpikat dengan keindahan dan kenyamanan di sana, dan saya memang diceritakan berlaku tiga kali getaran dalam masa 3-5 menit dan batu-batu itu berguguran dari atas," ujar Shahran kepada Kompas.com, Rabu (20/3/2019).

Mantan Presiden Peru Ditahan Kepolisian California karena Mabuk, Nginap Semalam di Penjara

Korban yang berjatuhan kebanyakan mereka yang tengah mandi di ketinggian. Warga Malaysia saat itu terpisah dalam dua kelompok, satu di bawah air terjun dan satu kelompok lainnya di bagian atas.

Kebanyakan korban luka dan meninggal adalah mereka yang berada di lokasi yang lebih tinggi. Shahran mengatakan, para korban selamat masih trauma. Namun, mereka bisa ditenangkan agar tetap dalam kondisi emosi yang stabil.

Dia berupaya memberikan keyakinan kepada para korban bahwa semua permasalahan mereka akan ditangani dengan baik, termasuk penanganan psikis mereka.

"Saya datang lebih awal untuk mengatur komunikasi dan jaringan dan semua pihak. Saya datang ke sini untuk memastikan teman-teman di sini dan yang terlibat dengan kemalangan semuanya memahami situasi yang berlaku dan mempunyai langkah yang tepat," kata Shahran.

Atas kejadian itu pihak Gelobal Peace Mission Malaysia atau organisasi di Malaysia yang memberikan bantuan kemanusiaan di dalam maupun di luar negara Malaysia, menyarankan agar warga malaysia yang hendak melancong sebaiknya membekali diri dengan pengetahuan mitigasi bencana dan memahami kondisi geografis lokasi wisata yang mereka kunjungi.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved