Dua Titik Ini Yang Menyebabkan Suplai BBM Lewat Darat ke Labuan Bajo Masih Sulit

Ada dua titik di ruas jalan nasional Labuan Bajo - Ruteng yang masih rawan. Titik rawan itu ada di ujung Jembatan Wae Mese dan di Gua Maria Wae Lia.

Dua Titik Ini Yang Menyebabkan Suplai BBM Lewat Darat ke Labuan Bajo Masih Sulit
POS-KUPANG.COM/SERVATINUS MAMMILIANUS
longsor di Labuan Bajo 

Dua Titik Ini Yang Menyebabkan Suplai BBM Lewat Darat ke Labuan Bajo Masih Sulit

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO- Ada dua titik di ruas jalan nasional Labuan Bajo - Ruteng  yang saat ini masih rawan. Titik rawan itu ada di ujung Jembatan Wae Mese yang berlubang besar dan di Gua Maria Wae Lia.

Di kedua titik tersebut ukuran jalannya sempit dan kondisinya sangat berbahaya.

Di salah satu sudut jembatan Wae Mese, petugas sudah membentangkan beberapa besi untuk dilewati kendaraan, diduga di bawanya sudah rongga karena tergerus arus banjir.

Lubang di tempat itu berada di bagian pinggir tetapi sudah membesar ke bagian dalam badan jalan.
Sementara di Gua Maria badan jalan sudah patah dan roboh tetapi sudah ada jalan baru tepat di sisi bagian atas yang sengaja digusur sementara agar akses terbuka.

Anak-Anak Sekolah Korban Longsor di Tondong Belang Mabar Butuh Buku dan Alat Tulis

Ikatan Adhyaksa Dharma Karini Salurkan Bantuan Peduli Korban Longsor di Culu Labuan Bajo

Sales executive PT Pertamina wilayah Flores, Akil dan Supervisor Receiving Storage & Distribution Terminal BBM Reo, Saiful Anwar Nursanto, membenarkan sulitnya kendaraan pengangkut BBM melewati dua titik itu.

"Kalau jalan di depan Gua Maria itu hanya bisa dilewati kendaraan yang berat maksimalnya 5 ton. Sementara kendaraan pengangkut BBM rata-rata 16 ton. Memang ada yang 8 ton tetapi terbatas. Kalau untuk kendaraan minyak tanah memang ada yang 5 ton," kata Saiful kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (15/3/2019).

Pihaknya kata dia akan mencoba suplai minyak tanah lewat darat melintasi titik tersebut menggunakan mobil kapasitas 5 ton.

Bila berhasil maka suplai BBM jenis lainnya juga akan dilakukan lewat darat menggunakan mobil 5 ton.
Namun walaupun di titik tersebut bisa dilewati, di Jembatan Wae Mese juga akan memgalami kendala berarti.

"Mungkin kami bisa pakai cara alternatif lain, misalnya mobil pengakut BBM cukup sampai di seberang jembatan dari arah Ruteng. Lalu menggunakan selang dipindahkan ke mobil lainnya yang stand by dari arah Labuan Bajo. Tetapi cara itu sangat tidak direkomendasi kecuali kalau sangat mendesak," kata Akil.

Ruas Jalan Nasional Labuan Bajo-Ruteng, 34 Titik Longsor Bisa Dilewati, 4 Titik Masih Ditangani

Kendaraan Di Atas 5 Ton Dilarang Lewat Jalur Bekas Longsor Gua Maria Wae Lia

Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) 5.1 jalan nasional Labuan Bajo - Batas Kota Ruteng, Yosua B Anarato, mengatakan bahwa upaya penanganan masih terus dilanjutkan.

"Sekarang masih dilakukan penanganan lanjutan. Kami datangkan tim perencanaan untuk melakukan penyelidikan, yaitu petugas geologi untuk mendesain konstruksi yang permanen," kata Yosua.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved