Mucikari Prostitusi 'Online' di Kupang Mengaku Sudah Dua Tahun Beroperasi

Dua mucikari 'Online' di Kota Kupang yang diciduk pihak kepolisian mengaku sudah dua tahun beroperasi.

Penulis: Gecio Viana | Editor: Adiana Ahmad
POS KUPANG/GECIO VIANA
Suasana konferensi pers di Mapolda NTT terkait tindak pidana prostitusi online 

Mucikari Prostitusi 'Online' di Kupang Mengaku Sudah Dua Tahun Beroperasi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Dua mucikari 'Online' di Kota Kupang yang diciduk pihak kepolisian mengaku sudah dua tahun beroperasi.

Dua mucikari yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian yakni MD (22) alias AB dan YDP (40) alias DD,

Pejabat Sementara (Ps) Kanit II Subdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT, AKP Tatang P. Panjaitan, SH., SIK didampingi penyidik Ipda Jafar Alkatiri dan AKP Ketut Suhendra saat konferensi pers di Mapolda NTT, Kamis (14/3/2019), mengatakan, tersangka sudah dua tahun melakoni pekerjaan sebagai mucikari prostitusi online.

Tatang menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan respon cepat dari maraknya pemberitaan terkait prostitusi online.

Beri Sanksi Sosial, PSK dan Mucikari Asal Wamena Direndam Dalam Kolam Lalu Jadi Tontonan Warga

Dua Wanita Berprofesi Sebagai Mucikari Ditahan Polisi, Ini Nominal Keuntungan dari Setiap Pelanggan

"Kami menanggapi maraknya prostitusi online akhir-akhir ini di media. Kemudian kami tindaklanjuti apakah ada atau tidak. kami melakukan pengungkapan dan kami mengamankan dua orang tersangka MD (22) alias AB dan YDP (40) alias DD," kata Tatang.

Dia menjelaskan, para korban yang ditawarkan kepada pria hidung belang merupakan perempuan muda yang tinggal di Kota Kupang.

Penghasilan yang didapatkan oleh para mucikari dan korban digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

"Hasil kerja mereka untuk untuk biaya hidup. Dari pengakuan mereka, mereka gunakan untuk beli TV, lemari dan untuk tersangka bayar kontrakan dan korbannya gunakan hasilnya untuk bayar kos," ujar Tatang.

Berdasarkan keterangan para korban yang berjumlah lima orang, mereka secara sadar terlibat dalam prostitusi 'Online' tersebut.

"Biasanya dari mulut ke mulut. Mereka ikut dari informasi dari teman ke teman lainnya, lalu saling kenal dan terlibat," ungkap Tatang.

Identitas Tiga Pengusaha Kakap yang Terlibat Kasus Vanessa Angel Akan Dibongkar Mucikari

Diberitakan sebelumnya, Aparat Kepolisian Daerah (Polda) NTT menetapkan dua warga Kota Kupang, yakni MD (22) alias AB dan YDP (40) alias DD, sebagai tersangka dalam kasus prostitusi 'Online'.

Demikian disampaikan oleh Pejabat Sementara (Ps) Kanit II Subdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT, AKP Tatang P. Panjaitan, SH., SIK ditemani penyidik Ipda Jafar Alkatiri dan AKP Ketut Suhendra saat konferensi pers di Mapolda NTT, Kamis (14/3/2019).

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved