RM Sari Bundo Kembali Dibuka Setelah Penuhi Persyaratan

Rumah Makan (RM) Sari Bundo bisa dibuka kembali setelah manajemennya memenuhi persyaratan. Persyaratan itu antara lain sertifikat layak sehat.

RM Sari Bundo Kembali Dibuka Setelah Penuhi Persyaratan
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Wakil Walikota Kupang dr Hermanus Man meninjau warga yang terdampak bencana di Kelurahan Liliba Kota Kupang pada Jumat (1/3/2019).       

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Rumah Makan (RM) Sari Bundo bisa dibuka kembali setelah manajemennya memenuhi persyaratan. Persyaratan itu antara lain sertifikat layak sehat.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (7/3/2019).

Menurut Hermanus, rumah makan itu ditutup sampai seluruh persyaratan dipenuhi baru dibuka kembali atau kembali beroperasi.

DPRD Ingin Pengusaha Bangun Sumba Barat, Jangan Bawa Uang APBD Keluar Daerah

"Saat kejadian itu, Dinkes Kota Kupang langsung cek di rumah makan itu, kemudian langsung juga ditutup," kata Hermanus.

Penutupan itu, karena temuan makanan yang tidak layak, karena itu untuk bisa kembali beroperasi apabila semua perayaratan dipenuhi.

OMK Paroki St Simon Petrus Tarus Gelar Seminar Politik

Penjabat Sekda Kota Kupang, Yos Rera Beka menegaskan, RM Sari Bundo sudah dinyatakan ditutup sementara menyusul ditemukan ada danging yang berulat. Penutupan itu dengan waktu tidak tentu.

Rera Beka menyampaikan hal ini, Rabu (6/3/2019). Menurut Rera Beka, sesuai hasil temuan itu dan masukan dari Dinas Kesehatan Kota Kupang, maka Pemkot Kupang langsung bersikap dengan menutup sementara rumah makan itu.

"Kita tutup sementara karena adanya temuan itu," kata Yos Rera Beka.

Ditanyai jangka waktu penutupan RM Sari Bundo, ia mengatakan, penutupan bersifat sementara sampai rumah makan itu memenuhi persyaratan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ary Wijana, mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Kupang saat mendapat informasi langsung turun ke RM Sari Bundo.

"Memang benar ada kejadian itu. Tim kami juga menemukan bahwa RM Sari Bundo ini tidak miliki sertifikat layak sehat," kata Ary.

Dijelaskan, karena tidak memiliki sertifikat layak sehat, maka Dinkes Kota Kupang telah melaporkan kepada atasan langsung, yakni Penjabat Sekda Kota Kupang.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Kupang, Felixberto Amaral, mengatakan, pihaknya bersama Dinkes Kota Kupang langsung ke RM Sari Bundo untuk mengecek langsung kasus temuan ulat pada daging goreng.

"Jadi rekomendasi penutupan sementara oleh Dinkes Kota Kupang, kami turut memastikan sehingga ke lokasi tersebut," kata Amaral. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved