Rabu, 8 April 2026

Di Nekamese, Kabupaten Kupang, Warga Bone Dapat  Dana PKH

Warga Desa Bone, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang gembira mendapat dana program keluarga harapan (PKH) dari pemerintah pusat. Untuk Desa Bone,

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang.com/Edy Hayong
Warga Desa Bone, Kecamatan Nekamese, saat berdialog dengan wartawan, Selasa (5/3/2019) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I NEKAMESE--Warga Desa Bone, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang gembira mendapat dana program keluarga harapan (PKH) dari pemerintah pusat. Untuk Desa Bone, warga penerima dana PKH  sebanyak 97 kepala keluarga (KK) yang terbagi dalam 4 yang penerimaan perdana a pada  tahun 2018 dimana  tiap KK menerima Rp 500.000/tiga bulan untuk tujuan membantu warga dalam hal membantu pendidikan anak sejak SD hingga SMA.

Ungkapan kegembiraan ini disampaikan beberapa warga Desa Bone seperti Oktovina Nenosaban, Debora Nenosaban, Borta Nesib, Mariana Taopan, Frederika Tael, warga RT 2/RW 1, Dusun I, Desa Bone.kepada Wartawan, Selasa (5/3/2019).

Menurut warga, total penerima dana PKH di  Desa Bone sebanyak  97 KK untuk 4 kelompok. Untuk Desa Bone baru menerima tahun  2018 dimana per KK Rp 500.000/ tiga bulan.

Pada  Februari 2019 ada lagi program ini namun dana yang diterima variatif tergantung banyaknya anggota keluarga terutama anak dengan nilai tertinggi Rp 2 juta lebih dan terendah Rp 750.000.  Jika KK tidak ada anak maka yang diterima bukan uang tunai  tapi beras.

Ditanya apakah ada oknum caleg yang mendatangi mereka dan menyampaikan bahwa jika tidak terpilih akan dihentikan dana PKH, para warga menyampaikan tidak ada. Warga menyampaikan kalau tim yang hadir menyampaikan sosialisasi adalah pendamping program. Sementara oknum caleg tidak melakukan sosialisasi mengenai dana PKH.

6.380 Kotak Suara Sudah Dirakit KPU Kabupaten TTS

"Kami hanya diberitahu bahwa nama-nama penerima itu langsung dari Pemerintah. Soal caleg bilang kalau tidak terpilih dana ini berhenti, kami tidak tahu. Memang ada caleg yang turun kampanye tapi tidak omong soal dana PKH. Kalaupun mereka turun kampanye itu baik.

Tapi kami sudah punya pilihan sendiri. Nanti di bilik suara baru kami coblos," kata Frederika Tael diamini warga lainnya.

Mariana Taopan menambahkan, dana PKH ini untuk keperluan anak sekolah hingga tamat SMA. Jika sudah tamat maka dana itu tidak diberikan lagi pada anak dibawahnya lagi. Warga sangat bersyukur dengan perhatian pemerintah dengan bantuan dana ini sejak Presiden SBY sampai Presiden Jokowi sekarang ini. (*)

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved