Jelang Pemilu, Kapolres TTU Imbau Masyarakat agar Jaga Kamtibmas

Menjelang pelaksanaan pemilu 2019, Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTU untuk

Jelang Pemilu, Kapolres TTU Imbau Masyarakat agar Jaga Kamtibmas
Pos Kupang.com/Thomy Mbunga Nulangi
Kapolres TTU, AKBP. Rishian Krisna Budhiaswanto 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Menjelang pelaksanaan pemilu tahun 2019 ini, Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTU untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Diakui Krisna, seluruh wilayah di Kabupaten TTU berpotensi terjadi konflik akibat yang ditimbulkan oleh kegiatan politik menjelang paksanaan pemilu pada bulan April mendatang.

Oleh karena itu, kata Krisna, pihaknya akan siagakan seluruh anggota di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang memiliki tugas ganda sehingga dapat menjaga kamtibmas.

"Kalau dilihat, seluruh wilayah di TTU ini berpeluang terjadi konflik sehingga kita harus waspada. Kami juga siagakan anggota di setiap TPS," kata Krisna kepada Pos Kupang belum lama ini.

Krisna menambahkan, tanggungjawab untuk menjaga kamtibmas adalah tugas bersama semua warga negara, sehingga peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas sangat diperlukan.

Kasus Penikaman di Belu: Pelaku Sempat Kejar Ayah Kandungnya dan Ingin Bunuh

Cegah Perampokan, Kades Lapale-Sumba Barat Tempatkan Tim Keamanan Lokal

"Kita berharap masyarakat juga bisa dapat menjaga Kamtibmas," ujarnya.

Krisna menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan TNI baik itu dari Kodim 1618/TTU, Kompi C Yonif Raider 744/SYB maupun Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN untuk menjaga situasi kamtibmas.

"Kami juga berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk dapat menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten TTU ini," tegasnya.

Krisna juga meminta kepada seluruh masyarakat agar dapat menghindari berita hoax maupun black kampanye terutama yang memainkan isu SARA guna memecah bela persatuan dan keutuhan bangsa.

"Saat ini kita juga fokus untuk mencegah kampanye hitam maupun issue SARA yang sengaja dimaikan oleh oknum politisi," tegasnya. (*

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved