Tahun 2018, MA Tangani Perkara Terbanyak dan Mampu Memutus Perkara Terbanyak dalam Sejarah

Tahun 2018, MA Tangani Perkara Terbanyak dan Mampu Memutus Perkara Terbanyak dalam Sejarah

Tahun 2018, MA Tangani Perkara Terbanyak dan Mampu Memutus Perkara Terbanyak dalam Sejarah
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Ketua Mahkamah Agung Muhammad Hatta Ali menyampaikan pidato dalam Laporan Tahunan MA 2018 di Jakarta Convention Center, Rabu (27/2/2019). 

Tahun 2018, MA Tangani Perkara Terbanyak dan Mampu Memutus Perkara Terbanyak dalam Sejarah

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ketua Mahkamah Agung Muhammad Hatta Ali mengatakan, jumlah perkara yang ditangani MA pada 2018 merupakan yang terbanyak dalam sejarah MA.

MA juga mampu memutus perkara dalam jumlah terbanyak pada 2018. Hal ini dia sampaikan dalam pidato laporan tahunan MA 2018.

Jokowi: Selama ini Banyak yang Beranggapan Hukum dan Keadilan di Indonesia bisa Diperjualbelikan

"Sekalipun jumlah perkara yang diterima pada 2018 merupakan sejarah terbanyak dalam MA, tetapi tetap mampu memutus perkara dengan juga jumlah terbanyak. Sisa perkara tahun 2018 juga merupakan jumlah terkecil dalam sejarah MA," ujar Hatta di Jakarta Convention Center, Rabu (27/2/2019).

Laporan Tahunan MA 2018 ini dihadiri juga oleh Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Pilpres 2019 Dinilai Pilpres Tergaduh dan Terseru, Begini Prediksi Ujang Komarudin

Hatta mengatakan, ada 18.544 perkara yang ditangani MA pada 2018. Perkara tersebut terdiri dari 17.156 perkara yang baru masuk pada 2018 dan 1.388 perkara yang merupakan sisa tahun 2017. Dari semua perkara itu, MA telah memutus sebanyak 17.638 perkara.

Adapun, sisa perkara 2018 yang belum diputus ada 906 perkara. Hatta mengatakan, data ini menunjukan rasio produktivitas MA sebesar 95,11 persen.

"Ini lebih tinggi dari indikator kinerja utama yang ditetapkan hanya sebesar 70 persen," ujar Hatta. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved