Mustawan Sebut 21 Napi Rutan Bajawa Sudah dapat E - KTP

Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas II Bajawa, Mustawan, menyebutkan sebanyak 21 narapidana pada rumah tahanan kelas 2B Bajawa

Mustawan Sebut 21 Napi Rutan Bajawa Sudah dapat E - KTP
Foto dari Karutan Ngada untuk Pos-Kupang.Com
Suasana saat penyerahan E-KTP kepada warga Binaan di Rutan Kelas II Bajawa di Kabupaten Ngada, Senin (18/2/2019). 

Mustawan Sebut 21 Napi Rutan Bajawa Sudah dapat E - KTP

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas II Bajawa, Mustawan, menyebutkan sebanyak 21 narapidana pada rumah tahanan kelas 2B Bajawa mendapatkan pembagian E-KTP yang merupakan hasil rekaman dinas Catatan Sipil Kabupaten Ngada.

"Penyerahan E-KTP tersebut dilaksanakan pada Senin 18 Februari 2019 lewat pembagian langsung kepada 21 warga binaan rumah tahanan Bajawa. Pembagian e-ktp langsung di lapangan voli Rutan Bajawa," ungkap, Mustawan, kepada POS KUPANG.COM, Rabu (20/2/2019).

Mustawan mengatakan penyerahan itu dilakukan oleh PLT Kadis dukcapil Kabupaten Ngada Maksimus Neto, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngada Stanislaus Neke, Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada Sebastianus Fernandes.

Mustawan menyebutkan hadir pada kesempatan tersebut Anggota KPU Kabupaten Ngada masing-masing Stefania Oktafiana Meo, Saiful Amri M.P.Sila dan Maria Veronika Seke Jawa dihadiri pula Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada Sebastianus Fernandes dan anggota Bawaslu Kabupaten Ngada Timotius Keli Sebo, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten penyerahan Gerardus Reo dan sejumlah Pegawai Rutan Bajawa.

Mustawan mengatakan Narapidana juga merupakan warga negara yang mempunyai kedudukan yang sama seperti warga Negara lainnya sehingga memiliki E KTP juga merupakan hak mereka.

Ia mengatakan menindaklanjuti kesepakatan bersama antara Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM serta Komisi Pemilihan Umum RI meminta jajarannya untuk melaksanakan pendataan kepada Warga Binaan di Lapas atau Rutan yang belum memiliki KTP agar perlu dilakukan perekaman.

"Kami langsung berkoordinasi sehingga Pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ngada melaksanakan perekaman bagi warga binaan di Rumah Tahanan Bajawa," ujarnya.

Mahasiswa di Maumere Ditangkap Karena Sebar Hoax Berikut 3 Kasus Hoax yang Hebohkan Masyarakat NTT

Menteri Perindustrian dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Temui 1000 Penerima PKH dan BPNT

Ketua DPRD Dukung Kajian Sebelum Tutup TNK, Bila Ada Pertarungan Investasi Jangan Korbankan Rakyat

Di Satar Mese, Jaringan Listrik Datang Warga Keberatan Pohonnya Ditebang. Ini Langkah Camatnya !

Ia mengaku selain dengan pihak Catatan Sipil, Rutan Bajawa juga melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngada agar mereka juga yang mempunyai hak memilih juga dapat didaftarkan sebagai pemilih pada Pemilihan Umum Nasional 17 April 2019 nanti.

Secara terpisah Plt Kadis Dukcapil Kabupaten Ngada, Maksimus Neto, mengatakan mereka yang mendapatkan E-KTP merupakan warga Kabupaten Ngada yang dokumen Kependudukan merupakan warga Kabupaten Ngada dimana memiliki Kartu Keluarga namun belum memiliki E - KTP .

Selain menyerahkan 21 E - KTP tersebut pihaknya juga akan melakukan pergantian E - KTP kepada 19 warga binaan yang E - KTP rusak dan hilang dan karena saat ini mengalami keterbatasan blangko E KTP maka diberikan Surat Keterangan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngada, Stanislaus Neke, mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ngada yang sangat merespon proses perekaman E KTP di Kabupaten Ngada termasuk di Rutan Bajawa.

Stanislaus mengaku setiap TPS untuk Pemilihan Umum Nasional nanti jumlah tidak boleh lebih dari 300 Pemilih.

Rutan Bajawa memiliki TPS sendiri yakni TPS 2 Tanalodu yang pemilih selain merupakan warga binaan juga warga dari luar Rutan.

PT PELNI Buka Lowongan Gaji Fantastis Dimulai Dari 4,3 Juta, Ini Syarat Lengkap dan Alur Pendaftaran

Lippo Group Serahkan BMBL Bagi Mahasiswa Berprestasi di Politani Negeri Kupang

Pihaknya juga akan melakukan pemilahan yang mana meminta kepada PPS untuk melakukan pendataan agar warga dari luar Rutan yang selama ini terdaftar di TPS II Kelurahan Tanalodu ada yang dipindahkan ke TPS lain terdekat dalam Kelurahan Tanalodu agar tidak lebih jumlah pemilih sesuai jumlah tertinggi yaitu 300 pemilih.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved