DBD Menyebar ke Wilayah Utara TTU, Masyarakat Diminta Waspada

Masyarakat di wikayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diminta untuk terus waspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

DBD Menyebar ke Wilayah Utara TTU, Masyarakat Diminta Waspada
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI/
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dr. Zakarias Fernandes. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Masyarakat di wikayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diminta untuk terus waspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pasalnya, saat ini trend penyebaran penyakit yang mematikan itu telah menyebar ke wilayah utara Kabupaten TTU.

"Kalau untuk di kota trendnya sudah mulai menurun. Sekarang sudah melebar ke pantai utara," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dr. Zakarias Fernandes kepada Pos Kupang, Rabu (20/2/2019).

dr. Zakarias menjelaskan, penyebaran penyakit DBD ke wilayah pantai utara Kabupaten TTU disebabkan karena nyamuk penyebar DBD telah ada di semua tempat.

Proyek Kantor Bupati Dianggarkan  Rp 4,5 di APBDP  2019

"Apalagi wilayah Kota Kefamenanu sudah banyak sekali pasien DBD sehingga bisa saja menyebar dan terinfeksi ke wilayah utara TTU," terangnya.

Oleh karena itu, kata dr. Zakarias akibat dari perpindahan sebaran penyakin DBD tersebut, maka dapat mempengaruhi wilayah Utara yang selama ini masih belum banyak penderitanya.

"Sehingga kepada masyarakat apabila ada anggota keluarga yang panas tinggi secepatnya datangi fasilitas kesehatan terdekat supaya kita langsung diagnosa apakah panas karena DBD atau bukan," terangnya.

Karena trend penyebarannya sudah mulai masuk ke wilayah utara TTU, kata dr. Zakarias, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat.

Selain terus melakukan sosialisasi tentang pola hidup sehat, tambah dr. Zakarias, Dinas Kesehatan Kabupaten TTU juga melakukan tindakan pencegahan dengan berbagai kegiatan fogging dan abatenisasi.

"Untuk menekan penyebaran kasus DBD, kami terus lakukan sosialisasi supaya masyarakat dapat terapkan pola hidup sehat. Dan kami juga lakukan kegiatan foging, kegiatan abatenisasi," jelasnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved