Hasil Penilaian, PDAM Tirta Komodo Manggarai Tidak Sakit dan Raih Skor Tertinggi

Badan Peningkatan Penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) merilis Buku Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum Tahun 2018

HUMAS PDAM MANGGARAI/DOK
Direktur PDAM Tirta Komodo Manggarai, Klemens Man 

Hasil Penilaian, PDAM Tirta Komodo Manggarai Tidak Sakit dan Raih Skor Tertinggi

POS-KUPANG-COM|RUTENG--Badan Peningkatan Penyelengaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) merilis Buku Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum Tahun 2018 termasuk 15 PDAM yang bekerja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.

Lima belas PDAM itu di antaranya PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai, PDAM Kabupaten Lembata, PDAM Matawai Amahu Sumba Timur, PDAM Tirta Bening Lontar Kabupaten Kupang, PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, PDAM Tirta Cendana TTU, PDAM Kabupaten Sikka, PDAM Tirta Kelimutu Ende, PDAM TTS, PDAM Wae Mbeliling Mabar, PDAM Tirta Banari Ngada, PDAM Nusa Kenari Alor, PDAM Kabupaten Rote dan PDAM Kabupaten Belu.

Hasil kajian BPPSPAM dari limabelas PDAM di NTT ada 6 diantaranya dinyatakan tidak sakit alias sehat,

Hasil penilaiaan ada 6 PDAM kurang sehat dan 3 PDAM sakit.

Enam PDAM berkategori sehat itu di antaranya PDAM Tirta Komodo, PDAM Kabupaten Lembata, PDAM Matawai Amahu, PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang dan PDAM Tirta Cendana Kabupaten TTU

PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggrai memperoleh nilai tertinggi dengan skor 3,45 yang meliputi indikator penilaian sebagai berikut cakupan pelayanan 45,96 %, jumlah pelanggan tahun 2018 18.437 sambungan rumah, efektivitas penagihan 93,39 %, tingkat kehilangan air (NRW) 22,26 %, tarif rata-rata per m3 Rp 3.023, HPP non NRW riil Rp 3.304 per m3, dan tarif non FCR (full cost recovery).

Chelsea vs Man United 0-2, Ini Kekalahan Pertama Era Abramovich di Piala FA

RS SK Lerik Tidak Mau Alami Listrik Padam Sehingga Beralih Jadi Pelanggan Premium

Mauro Icardi Tak Akan Tinggalkan Inter Milan, Ini Penegasan Sang Istri Tegaskan

Demikian Direktur PDAM Manggarai, Klemens Man kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Selasa (19/2/2019) pagi.

Ia menjelaskan, PDAM sebagai perusahaan milik Pemkab Manggarai sebagai BUMD.

Di mana Bupati dan Wabup Manggarai merupakan Dewan Pembina.

Sementara, Sekertaris Daerah selaku ketua, Kabag Ekonomi sebagai sekertaris dan seorang perwakilan masyarakat menjadi Dewan Pengawas.

"Saya merupakan direktur PDAM Tirta Komodo saat ini. Saya dibantu 3 orang kepala bagian yakni Kabag Tehnik (belum ada pejabat definitif), Kabag Pelayanan Pelanggan (Kresensia N. Bom), Kabag Administrasi dan Keuangan (Bernadeta Juita), dan 7 orang Kepala IKK. Data per 31 Desember 2018, pegawai PDAM Tirta Komodo berjumlah 123 orang," ujar Klemens.

Ia mengungkapkan, selain melayani pelanggan di Kota Ruteng, PDAM Tirta Komodo melayani pelanggan di tujuh kecamatan yakni Kecamatan Ruteng, Kecamatan Satar Mese Barat, Kecamatan Satar Mese, Kecamatan Wae Rii, Kecamatan Cibal dan Kecamatan Reok.

BREAKING NEWS: Kampung Daranatar Mendadak Gempar, Ada Pria Gantung Diri

Nilai Piatek Meningkat Dua Kali Lipat Mencapai Rp 1,2 Triliun

"Tahun 2019, PDAM Tirta Komodo akan membuka dua unit baru yakni Langke Majok, Satar Mese Utara dan Cibal Barat. Sementara untuk pengembangan wilayah pelayanan terdapat 5 unit baru yang dibuka yakni Poco Leok, Satar Mese, Kenda dan Poka, Kecamatan Wae Ri’i, Cumbi dan Dalo, Kecamatan Ruteng," jelaas Klemens.(Laporan Reporters POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved