Senin, 13 April 2026

Petugas Kesehatan di TTU Terjang Banjir Demi Selamatkan Ibu Hamil

Aksi heroik petugas kesehatan di Puskesmas Inbate, menerjang banjir demi selamatkan ibu hamil alami pendarahan hebat.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Petugas kesehatan terjang banjir demi selamatkan ibu hamil 

Petugas Kesehatan di TTU Terjang Banjir Demi Selamatkan Ibu Hamil

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Keberanian para petugas kesehatan di Puskesmas Inbate dan warga di sekitar Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Ninulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) patut diacungi jempol.

Betapa tidak, mereka rela menerjang banjir di Kali Inbate demi menyelamatkan seorang wanita hamil yang tengah mengalami pendarahan hebat untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, Kabupaten TTU.

Aksi heroik dari para petugas kesehatan dan warga di Desa Inbate itu dilakukan pada, Kamis (14/2/2019)sore sekitar pukul 16:00 Wita.

Saat itu, sebelum menerjang banjir, wilayah Desa Inbate dan sekitarnya diguyur hujan lebat sehingga terjadi banjir besar di Kali Inbate.

Sementara pada saat yang bersamaan, di Puskesmas Inbate, terdapat seorang pasien bernama Imelda Toi yang usia kehamilannya baru lima bulan, mengalami pendarahan hebat sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit.

Kondisi itu memaksa para petugas kesehatan berinisiatif untuk segera menyelamatkan wanita hamil itu.

Menggunakan mobil ambulance, para petuga kesehatan mengantarkan wanita hamil itu ke tepi kali. Sampai di tepi kali, para petugas kesehatan dan warga sekitar melanjutkan tugasnya menerjang banjir menyeberangi kali itu.

Menggunakan tandu, aksi para petugas kesehatan mengangkat wanita hamil itu, menerjang banjir, dan membawanya sampai ke seberang  kali di  Wilayah Desa Sungkaen.

Perjuangan mereka harus belanjut. Dari tepi sungai wanita hamil itu langsung dilarikan ke RSUD Kefamenanu menggunakan mobil ambulance yang sebelumnya sudah menunggu di seberangan sungai. 

"Sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Nunpene, akhirnya mereka siap ambulance di seberang kali. Ketika kami berhasil menyeberang kali, pasien langsung diterima di ambulance dan dibawa ke RSUD Kefamenanu," kata Kepala Puskesmas Inbate, Petrus Lalu Asuat kepada Pos Kupang, Sabtu (16/2/2019).

Petrus mengatakan, usia kehamilan pasiennya itu sudah memasuki bulan kelima. Meski baru berusia bulan kelima, namun kehamilan itu divonis tidak cukup bulan untuk melahirkan serta mengalami pendarahan yang hebat. Oleh dokter, pasien itu disarankan untuk segera di rujuk ke RSUD Kefamenanu.

Pada, Rabu (13/2/2019), kata Petrus, pihaknya berencana untuk segera merujuk pasien hamil itu ke RSUD Kefamenanu. Namun karena hujan mengguyur desa Inbate dan sekitarnya membuat proses rujukan tertunda karena di Kali Inbate mengalami banjir besar.

Keesokan harinya, Kamis (14/2/2019), tambah Petrus, hujan masih mengguyur wilayah Desa Inbate dan sekitarnya. Namun karena pasien sudah tak dapat menahan rasa sakit, petugas kesehatan akhirnya terpaksa menerjang banjir untuk merujuk pasien hamil itu.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved