KRBF Bertemu Gubernur NTT Minta Batalkan Pembangunan Gedung DPRD Flotim

kedatangan utusan KRBF meminta Gubernur NTT membatalkan kebijakan Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon membangun gedung DPRD Flotim di Waibalun

KRBF  Bertemu  Gubernur  NTT  Minta  Batalkan  Pembangunan Gedung  DPRD  Flotim
KRBF untuk POS-KUPANG.COM/EUGINIUS MO'A
Utusan KRBF, Romo Gusti Iri, Pr menjabat tangan Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat, Jumat (15/2/2019) di ruang kerja Gubernur NTT di Kupang. 

KRBF  Bertemu  Gubernur  NTT  Minta  Batalkan  Pembangunan Gedung  DPRD  Flotim

POS-KUPANG.COM|MAUMERE-- Koalisi Rakyat Bersatu Flotim  (KRBF)  menggugat pembangunan  Gedung DPRD    Flores  Timur, di Larantuka, Pulau  Flores, Propinsi NTT, Jumat  (15/2/2019) bertemu Gubernur  NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat, dan Wakil Gubernur, Josef Nae Soi di ruang kerja gubernur di  Kupang.

Philips  Weking,   pengurus di  KRBF kepada POS-KUPANG.COM,  Jumat   siang  mengatakan, kedatangan utusan  KRBF meminta Gubernur NTT membatalkan kebijakan Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon  membangun  gedung DPRD Flotim di Waibalun.

Menurut  KRBF,   kata  Philips, pembangunan  gedung baru  di Kelurahan  Waibalun bertentangan  dengan Perda No. 7 Tahun 2012 tentang RTRW Kota Larantuka.

Jasad Wartawan Saudi Jamal Khashoggi Kemungkinan Telah Dibakar

Begini Cara Bercinta Kaisar China dan Cara Tiduri 121 Perempuan dalam 15 Hari,

Utusan  KRBF  menemui  Gubernur dan  Wabup  NTT  adalah Romo Gusti Iri, Pr,  Theodorus Wungubelen, dan Hendrikus Riberu.

Menurut  KRBF,  pembangunan  gedung baru  bukan merupakan kebutuhan  mendesak  masyarakat Flores Timur.  Romo Gusti,  kata Philips, menjelaskan kebijakan tersebut tidak transparan sehingga menimbulkan persoalan di masyarakat yang lebih membutuhkan air bersih, jalan dan kebutuhan dasar lainnya.

“Seharusnya kebijakan ini melibatkan partisipasi  masyarakat sebagai subjek yang memperoleh manfaat dari sebuah kebijakan pembangunan di daerah,”   kata   Philips menirukan  Romo  Gusti. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a)

 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved