Direktur Politani Kupang Belum Tahu Oknum Dosen dan Mahasiswi Terduga selingkuh Berdamai
Waduh, Direktur Politani Negeri Kupang belum tahu dosen dan mahasiswi terduga selingkuh berdamai
Penulis: Gecio Viana | Editor: Adiana Ahmad
Direktur Politani Kupang Belum Tahu Oknum Dosen dan Mahasiswi Terduga selingkuh Berdamai
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana.
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pertanian (Politani) Kupang, Ir. Thomas Lapenangga, M.Si mengaku belum menerima informasi oknum dosen, Dr. LL dan mahasiswi, GTMN terduga selingkuh berdamai.
Thomas menyampaikan hal itu saat dihubungi POS-KUPANG.COM per telepon, Rabu (7/2/2019) siang.
"Saya belum dapat informasinya. Kemarin itu yang damai antara istri (oknum dosen Politani Kupang) dan mahasiswi itu," kata Thomas.
Dikatakan Thomas, kesibukan akademik di kampus, menyebabkan pihaknya belum melakukan pertemuan untuk membahas secara bersama soal dugaan perselingkuhan yang melibatkan salah satu staf pengajarnya itu dengan oknum mahasiswi yang telah mencoreng nama perguruan tinggi tersebut.
• Oknum Ini Minta Dosen Selingkuh LL Dipecat, Jika Tak Dipenuhi Ia Akan Lakukan Hal Ini
• Penjaga Kos Tempat Dosen Selingkuh Beri Pengakuan Mengejutkan Soal Dosen dan Mahasiswinya
"Saya belum tahu Informasi itu karena saya baru selesai dari lapangan mempersiapkan anak-anak (mahasiswa) mau PKL. Saya lagi utamakan kegiatan-kegiatan akademik dan kalau kita urus satu dosen ini, nanti sekian banyak kegiatan akademik terbengkalai. Khan sayang," demikian Thomas.
Apakah ada sanksi yang akan diberikan kepada Dr. LL atas tindakannya tersebut, Thomas belum memastikan sanksi apa yang pantas untuk oknum dosen tersebut.
Thomas mengatakan, masih mengkaji dan melihat perkembangan kasus tersebut.
"Kita lihat masalahnya dulu, kalau mereka sudah berdamai, sehat-sehat, sudah bersahabat dan masyarakat tidak ada komplain, ya nanti kita lihat masalahnya," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/direktur-politeknik-pertanian-negeri-pertanian-politani-kupang-ir-thomas-lapenangga-msi.jpg)