Renungan Harian
Renungan Harian Katolik, Kamis 31 Januari 2019: Fiat Lux: Jadilah Terang!
Renungan Harian Katolik, Kamis 31 Januari 2019: Fiat Lux: Jadilah Terang!
Renungan Harian Katolik, Kamis 31 Januari 2019: Fiat Lux: Jadilah Terang!
Bacaan: Markus 4: 21- 25 (Pesta St.Yohanes Bosko)
Oleh RD.Florens Maxi Un Bria (Rohaniwan Keuskupan Agung Kupang)
Fiat Lux: Jadilah Terang!
Pada suatu hari Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: " Orang memasang pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau dibawah tempat tidur melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian." ( Mrk 4 : 2).
Jadi Terang
Pengalaman berada dalam suasana gelap selalu tidak membèri rasa nyaman. Semua orang suka berada dalam situasi terang.
Itulah sebabnya manusia membutuhkan pelita. Manusia membutuhkan listrik. Pengalaman padamnya listrik atau padamnya pelita menjadi pengalaman yang tidak diharapkan semua orang. Tetapi realita menunjukkan bahwa kegelapan selalu terjadi .
Ziarah hidup manusia selalu berkisar antara kondisi terang dan gelap. Siang dan malam jadi siklus alami yang tidak terhindarkan.
Namun manusia yang berdaya, berakalbudi, bernurani, memiliki kemauan, perasaan dan cita-cita luhur selalu berupaya agar hidup dalam suasana dan pengalaman terang sebagai orang-orang beriman dan berakhlak baik.
Yesus berbicara tentang makna pelita yang memberi terang dalam ruang yang gelap. Pelita menghasilkan terang yang menghalau kegelapan.
Dalam terang pelita manusia dapat beraktifitas secara baik dan nyaman. Bila manusia diumpamakan dengan pelita yang bernyala maka setiap perbuatan baik dan talenta yang dikembangkan dapat menjadi contoh- teladan dalam hudup bersama baik dalam tataran keluarga, masyarakat dan negara.
Setiap pribadi diharapkan dapat menjadi terang yang memancarkan kontribusi bagi kebaikan bagi kepentingan banyak orang. Dalam kehidupan berbangsa dan negara hendaknya setiap warga berpartisipasi aktif mengembangkan charakter yang baik yang dapat menjadi role model- jadi terang bagi yang lain.
Yesus mengingatkan agar semua hal baik: niat dan sikap yang berdampak positif bagi damai sejahtera- ditunjukkan dalam interaksi sosial kemasyarakatan. Tidak pantas menaruh pelita dibawah tempayan atau tempat tidur.
"Siapa yang mempunyai kepadanya akan diberi,tetapi siapa yang tidak mempunyai , apa pun juga yang ada padanya akan diambil,"(Mrk 4 : 25)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/maxi-un-bria.jpg)