Menuju Zero Accident, Ini Tiga Tekad Generasi Milenial Kabupaten Lembata, Apa Saja?

Menuju Zero Accident, Ini Tiga Tekad Generasi Milenial Kabupaten Lembata, Apa Saja?

Menuju Zero Accident, Ini Tiga Tekad Generasi Milenial Kabupaten Lembata, Apa Saja?
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Wakapolres Lembata, Kompol Alvianus Wabang didampingi Kasat Lantas, AKP Amrin, menempelkan stiker keselamatan berlalulintas pada kendaraan peserta pawai milenial road safety festival di halaman Polres Lembata, Kamis (31/1/2019). 

Menuju Zero Accident, Ini Tiga Tekad Generasi Milenial Kabupaten Lembata, Apa Saja?

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- Generasi milenial di Kabupaten Lembata, mendukung penuh upaya kepolisian dalam menjadikan Lembata sebagai kabupaten tanpa kecelakaan lalulintas. Tekad itu terlihat dari spanduk-spanduk yang diusung saat pawai milenial road safety festival yang dilaksanakan Kamis (31/1/2019) petang.

Ada pun tekad kaum milenial Lembata itu, yakni pertama, menjadi generasi yang peduli keselamatan berlalulintas.

Kedua, mendukung penuh upaya kepolisian dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, kelancaran dan keselamatan berlalulintas.

Kasus Kecelakaan Calon Pengantin di Kupang, Ini Janji Polisi Satuan Lalu Lintas Polres Kupang Kota

Tekad ketiga, yakni generasi milenial siap menjadi pelopor keselamatan berlalulintas. Menjadi pelopor artinya siap berada pada garda terdepan dalam mematuhi semua aturan berlalulintas, menaati rambu-rambu lalulintas, menjaga ketertiban berlalulintas dan lainnya.

Komitmen generasi milenial Lembata itu dibenarkan Kasat Lantas Polres Lembata, AKP Amrin, ketika ditemui POS-KUPANG.COM, di sela-sela acara pelepasan pawai milenial road safety festival yang berlangsung di halaman Polres Lembata, Kamis (31/1/2019).

Lakukan Kunjungan Bersejarah ke Uni Emirat Arab, Begini Kata Paus Fransiskus dalam Pesan Video

Dikatakannya, tekad kaum milenial Lembata itu telah terkuak melalui sosialisasi keselamatan berlalulintas yang dilakukan Polres Lembata dalam beberapa waktu terakhir. Pada setiap kesempatan komunitas-komunitas itu mengungkapkan tekadnya tersebut.

Oleh karenanya, lanjut Amrin, ia menyambut baik hal itu. Apalagi akhir-akhir ini tingkat kecelakaan lalulintas (lakalantas) sepertinya makin menurun. Pihaknya berharap agar keadaan ini terus dijaga dan dipertahankan, sehingga ke depan lakalantas kian berkurang menuju zero accident.

Untuk mewujudkan semua itu, kata dia, tentunya bukan semudah membalik telapak tangan. Akan tetapi jika semua komponen berkomitmen menjadikan Lembata zero accident, maka bukan mustahil hal tersebut dapat terejawantahkan seperti yang diharapkan.

Amrin mengatakan, generasi milenial memang telah berkomitmen untuk menjadikan Lembata tanpa kasus lakalantas. Namun yang terpenting dari semua itu, adalah kaum milenial harus mampu menularkan komitmennya kepada yang lain. Karena tanpa itu komitmen yang diusung menjadi sia-sia belaka.

Amrin juga meminta semua pihak termasuk orang tua agar mendukung tekad kaum milenial. Peran orang tua menjadi salah satu kunci pencegahan atas kasus kecelakaan lalulintas di daerah ini. "Orang tua yang sayang anak itu, tidak mudah memberikan kendaraan kepada anak-anak untuk dikendarai, karena terlalu berisiko terhadap keselamatan berlalulintas," ujar Amrin.

Demikian juga komponen lain, seperti guru-guru di sekolah dan lainnya. Jikalau semua pihak sepakat atas tekad generasi milenial menjadikan Lembata zero accident, maka pihaknya optimis, ke depan akan semakin berkurang kasus lakalantas di daerah ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved