Calon Pengantin Tewas Kecelakaan

Kematian Calon Pengantin Sebelum Pernikahan, Keluarga : Peristiwa Ini Sepertinya dirancang Khusus

Rentetan peristiwa, jika direfleksikan kembali dalam iman, lanjut Sier seperti sudah dirancang khusus oleh Tuhan.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Pos-Kupang.com
Sedih, Lihat Yoan Terdiam Duduk Bersanding Foto Calon Suaminya, Merenggang Nyawa di Hari Pernikahan 

Kematian Calon Pengantin Sebelum Pernikahan di Kupang, Keluarga : Peristiwa Ini Sepertinya dirancang Khusus

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Keluarga menerima peristiwa kematian yang menimpa Alfian Anggianto (24) dua hari sebelum dilangsungkan prosesi pernikahan dengan calon istrinya, Yohana Elisabeth Koamesa (19) akibat kecelakaan maut sebagai peristiwa iman yang menguatkan keluarga.

Hal ini dikatakan perwakilan keluarga, Sier, saat acara Upacara Syukur setelah prosesi penguburan yang dilaksanakan pada Rabu (30/1/2019) siang di rumah kediaman Yohana Elisabeth Koamesa di  Jalan WJ Lalamentik, RT.32/RW.10 Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo Kota Kupang.

“Kita sudah menunggu resepsi pada sore ini (Rabu, 30/1/2019) sesuai dengan undangan yang disebar, tetapi justeru peristiwa ini yang terjadi pada keluarga ini, pada kita,” ungkap Sier.

Ia mengatakan, keluarga dan masyarakat sudah menunggu hari bahagia yang telah ditentukan oleh keluarga, tetapi yang terjadi justeru persis pada hari tersebut, keluarga harus melaksanakan ibadat syukur menghantar Alfian Anggianto ke tempat peristirahatan terakhir.

Rentetan peristiwa, jika direfleksikan kembali dalam iman, lanjut Sier seperti sudah dirancang khusus oleh Tuhan.

“Tanggal 26 Januari itu pinangan, kemudian tanggal 27 itu kecelakaan, tanggal 28 almarhum  meninggal dunia dan hari ini tanggal 30 Januari kita laksanakan pemakaman. Rentetan ini seperti sudah dirancang khusus oleh Tuhan,” katanya.

Ia berpesan agar selalu bersiap diri dan waspada, dan Yoan yang ditinggalkan pada saat-saat akan melangsungkan prosesi pernikahan Kudus  itu masih diberikan kekuatan iman untuk terus kokoh kuat menghadapi semua peristiwa iman.

Bangunan Eks Terminal Carep Dirobohkan, Victor Madur: Fungsinya Dialihkan ke Pendidikan

Vanessa Angel Hanya Diam, Polda Jatim Tahan Artis Tersandung Prostitusi Online Ini

Kerja Proyek Rp 13 Miliar, Dinas Nakertrans Sumba Timur Kerja Sama Kejari Waingapu

Pemandangan haru tersaji saat upacara Pengucapan syukur usai prosesi pemakaman Alfian Anggianto (23) yang dilaksanakan di rumah Yohana Elisabeth Koamesa (19), di Jalan WJ Lalamentik, RT.32/RW.10 Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo Kota Kupang, pada Rabu (30/1/2019) siang.

Anggi yang akan menikah dengan Yoan, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan bersama calon istri yang rencana akan dinikahinya pada hari ini (Rabu, 30/1/2019) di depan Flobamora Mall Jalan WJ Lalamentik pada Minggu malam lalu.

Dalam upacara syukur yang dimulai pada pukul 13.45 Wita itu, Yoan yang mengenakan kaos putih itu harus duduk di kursi roda dan bersanding dengan pigura calon suaminya di bawah tenda duka.

Ia tampak tenang di atas kursi roda, bersanding dengan pigura calon suaminya yang baru saja dihantarkannya ke liang lahat pada pukul 11.30 Wita di tempat pemakaman keluarganya Yoan di belakang Pertamina Kelurahan Oebobo, Kota Kupang.

Perwakilan keluarga mengatakan, upacara syukur yang dilaksanakan pada saat ini merupakan upacara untuk mensyukuri penyelenggaraan Tuhan dalam kehidupan mereka berdua.

Upacara pengucapan syukur, lanjutnya dilakukan di rumah keluarga Yoan karena sesuai rencana, sebenarnya Anggi dan Yoan akan melangsungkan prosesi pernikahan mereka berdua pada pukul 15.00 Wita di Gereja Pniel Oebobo dan resepsi pernikahan akan dilaksanakan di keluarga tersebut.

Seorang saudara Yoan yang tidak mau ditulis namanya mengatakan, bahwa pemilihan hari bahagia pada tanggal 30 Januari 2019 karena almarhum Anggi ingin memberi hadiah kepada calon isterinya yang berulang tahun ke 19 tepat pada hari ini.

“Hari ini harusnya jadi hari bahagia karena pada hari ini rencananya mereka akan menikah di Gereja Pniel Oebobo sore nanti. Hari ini juga jadi hari ulang tahunnya Yoan yang ke 19. Undangannya sudah disebar,” ungkap saudaranya.

Pdt Asnat, yang dijadwalkan memimpin upacara pernikahan mereka, memimpin upacara syukur ini.

Ratusan keluarga dan kerabat hadir di tenda duka dan memberi kekuatan untuk Yoan yang duduk bersanding dengan pigura calon suaminya yang telah berpulang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved