Berita Kabupaten Sumba Timur

Pasien DBD Dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Meningkat Tajam ! Sudah 79 Pasien Ditangani

Pasien penderita penyakit demam berdarah (DBD) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha Waingapu, Kabupaten Sumba Timur pada tahu

Pasien DBD Dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu Meningkat Tajam !  Sudah 79 Pasien Ditangani
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Pasien DBD yang sedang dirawat di RSUD umbu Rara Meha Waingapu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU--Pasien penderita penyakit demam berdarah (DBD) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha Waingapu, Kabupaten Sumba Timur pada tahun 2019 semakin meningkat tajam.

Pasalnya sampai dengan tanggal 24 Januari 2019 baru 27 Pasien DBD, namun sampai dengan tanggal 29 Januari 2019 sekarang sudah meningkat hingga 79 pasien DBD yang di rawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.

Direktur RSUD Umbu Rara Meha Dr. Lely Harakai, M.Kes kepada POS-KUPANG. COM melalui sambungan telepon dan Via WatsApp, Selasa (29/1/2019) siang menjelaskan sejak tanggal 1 hingga 29 Januari tahun 2019 hari ini sudah 79 orang pasien DBD yang dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu.

Sat Pol PP Setda Ende Ciduk PSK Belia

"Sampai dengan hari ini pokoknya sudah 79 Pasien DBD yang dirawat di RSUD. itu data sementara mungkin data tidak valid, maaf ya"tulis Dr. Lely.

Dr Lely juga menjelaskan dari 79 pasien yang dirawat di RSUD tersebut dua diantaranya nyawanya tidak bisa tertolong alias meninggal dunia.

Dokter Lely juga menjelaskan sedangkan pasien DBD yang dirawat di RSUD tersebut pada tahun 2018 lalu sebanyak 75 pasien.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur Dr. Chrisnawan Tri Haryantana belum bisa dikonfirmasi terkait perkembangan kasus DBD di Sumba Timur dan bagaimana langkah yang diambil oleh Dinas tersebut untuk menekan pasien DBD yang kini semakin meraja lelah.

Kabid P2P dinas Kesehatan Sumba Timur Jonker ketika ditemui POS-KUPANG. COM, Senin (28/1/2019) juga belum bisa memberikan keterangan, sebab Kepala Dinas saat itu lagi keluar Kantor.

"Pak Kadis ada keluar tadi, nanti beli ada baru datang kita sama-sama konfirmasi, saya siap berikan datanya. Data di saya lengkap. Maaf pak sudah 2 kali datang tapi belum berhasil konfirmasi, maaf pak,"ungkap Jonker sambil membuka pintu ruang kepala Dinas untuk meyakinkan POS-KUPANG. COM.

Kemudian, Selasa (29/1/2019) pagi melalui pesan WatsApp POS-KUPANG. COM kembali menghubungi Kadis Kesehatan Sumba Timur namun pesannya masuk tapi belum dibaca.

Begitu juga melalui pesan WatsApp POS-KUPANG. COM kembali menghubungi Kabid P2P dinas Kesehatan setempat Jonker untuk menanyakan apakah Kadis berada di Kantor namun pesan itu rupahnya tidak masuk, karena baru satu tanda contreng yang muncul di pesan itu.(*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved