Penggagas Komunitas Karang Sebut Kota Kupang Kekurangan Tempat Sampah

Penggagas Komunitas Karang Menyebut Kota Kupang Kekurangan Tempat Sampah

Penggagas Komunitas Karang Sebut Kota Kupang Kekurangan Tempat Sampah
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Yuliana Mberu 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Seorang penggagas Komunitas Karang, Yuliana Mberu, menilai Kota Kupang masih mengalami kekurangan Tempat Sampah.

Perempuan kelahiran Kefamenanu, 31 Juli 1987, itu menjelaskan, edukasi tentang kebersihan boleh saja dilakukan terhadap masyarakat.

"Tetapi itu pun harus didukung dengan ketersediaan tempat sampah. Saya melihat tempat-tempat sampah di tempat umum sangat kurang," katanya kepada POS-KUPANG.COM, Senin (28/1/2019).

49 Calon Relawan di Lembata Gugur Saat Seleksi

Pengajar pada Program Studi Arsitektur Unwira Kupang itu menambahkan, karena ketiadaan tempat sampah, maka warga akan kebingungan sekiranya ingin membuang sampah.

"Sebenarnya mereka ingin membuang sampah pada tempatnya, tapi karena kekurangan tong sampah, maka mereka akan buang begitu saja," ujarnya.

Tim Gabungan Operasi di Tempat Karaoke Citra dan Bole Kale Kota Kupang, Ini Hasilnya

Yuliana Mberu mengatakan, isu-isu soal kebersihan lingkungan haruslah dimulai dari rumah tangga.

Masyarakat Kota Kupang, menurutnya, kurang memiliki kepedulian terhadap isu-isu kebersihan ini.

Namun, tegasnya lagi, kesadaran masyarakat ini pun harus didukung dengan sistem pengelolaan sampah yang baik.

Di Kota Yogyakarta, katanya, pada masing-masing rumah disiapkan tempat sampah.

"Tiap dua hari sekali, ada petugas kebersihan yang datang dan memungut sampah-sampah tersebut. Nanti pada akhir bulan kita bayar sekitar Rp. 20.000,00 ke petugas itu," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved