Berita Kabupaten Kupang Terkini
Cuaca Buruk di Kabupaten Kupang, Perekaman Data E-KTP Terhenti
Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kupang selama ini terus melakukan perekaman E-KTP dengan sistem jemput bola.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong
POS KUPANG.COM I OELAMASI---Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kupang selama ini terus melakukan perekaman E-KTP dengan sistem jemput bola.
Tim turun langsung ke desa-desa namun saat ini dihentikan sementara akibat cuaca yang buruk.
Wilayah yang rawan bencana banjir terutama di daerah Amfoang sehingga petugas tidak bisa mengambil resiko.
Kepala Dsdukcapil Kabupaten Kupang, Daniel Takain menyampaikan hal ini kepada wartawan di Oelamasi, Senin (28/1/2019).
Daniel menjelaskan, hujan yang melanda wilayah Kabupaten Kupang khususnya dalam beberapa pekan belakangan, memang cukup mengganggu proses perekaman E-KTP oleh petugas Disdukcapil. Khusus wilayah Amfoang memang petugas sangat kesulitan karena persoalan banjir.
• Kasat Lantas Polres Manggarai Jadi Dosen di STKIP Ruteng
• Kesehatan Mama Ahok Membaik Usai Dengar Rencana Ahok BTP Akan Nikahi Puput Nastiti
• Tim Gabungan Pemkot Kupang Operasi Penertiban Sejumlah Tempat Hiburan! Ternyata Sepi
Untuk itu, warga di beberapa kecamatan di Amfoang, sementara waktu dihentikan sambil menunggu cuaca kembali baik barulah tim melanjutkan kegiatan perekaman.
"Tim ke Amfoang tentu menggunakan kendaraan roda empat. Akses transportasi memang cukup menyulitkan petugas kami. Banyak luapan banjir dari sungai yang ada. Makanya kita hentikan sementara karena resiko cukup tinggi," katanya.
Daniel menyebut beberapa kecamatan yang perekaman E-KTP dihentikan sementara yaitu Kecamatan Amfoang Utara, Amfoang Selatan, Amfoang Timur serta Amfoang Barat Daya. Daerah-daerah ini petugas tidak bisa menggunakan transportasi karena luapan banjir dari sungai yang ada.
Dari informasi yang diperolehnya bahwa intensitas curah hujan dari Gunung Timau cukup tinggi dalam pekan ini.
"Kendaraan operasional kami tidak bisa tembus melintasi sejumlah kali yang penuh dengan banjir, karena sangat berisiko. Kami juga harus pertimbangkan keselamatan petugas dan keamanan peralatan perekaman data e-KTP," tambahnya.
Tentang solusi yang bisa ditawarkan karena pelaksanaan pemilu serentak semakin dekat, Daniel mengatakan, pihaknya menghimbau agar warga di empat kecamatan yang ada bisa datang melakukan perekaman data e-KTP di Oelamasi. Tapi inipun beresiko karena warga membutuhkan biaya yang cukup besar untuk datang.
"Kita sudah minta para camat di empat kecamatan tersebut untuk menyampaikan kepada warganya masing-masing agar kalau bisa datang rekam di Oelamasi. Perekaman data e-KTP juga tidak butuh waktu lama, sehingga warga bisa datang langsung ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Kupang di Oelamasi untuk melakukan perekaman. Petugas kami selalu siap siaga," tambahnya.
Gubernur Minta Perbaiki Layanan Publik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sumba-barat-perekeman-ktp.jpg)