Kematian Mahasiswa Timor Leste

Penemuan Mayat Mahasiswa Timor Leste, Pemilik Kost Ungkap Pertemuan Terakhir Bersama Korban

Seusai penemuan mayat mahasiswa Timor Leste di Liliba Kupang, pemilik kost ungkap pertemuan terakhir bersama korban.

Penemuan Mayat Mahasiswa Timor Leste, Pemilik Kost Ungkap Pertemuan Terakhir Bersama Korban
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Rekan korban Jerenimo Lioncio Graca Bareto saat dimintai keterangan oleh Polisi di kost di RT.41/RW.01 Kelurahan Liliba Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Rabu (23/1/2019) siang. 

Seusai penemuan mayat mahasiswa Timor Leste di Liliba Kupang, pemilik kost ungkap pertemuan terakhir bersama korban.

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sehari setelah peristiwa penemuan mayat Jerenimo Lioncio Graca Bareto (22), mahasiswa asal Distrik Komoro, Republik Demokratik Timor Leste dalam kamar kostnya, pemilik kost mengungkap pertemuan terakhirnya bersama korban.

Kepada POS-KUPANG.COM pada Kamis (24/1/2019) pagi, Jony Nan, pemilik kost yang ditempati korban mengaku terakhir bertemu korban pada Senin (21/1/2019) malam.

Manajer operasional pada sebuah perusahaan suplayer di Kota Kupang itu mengungkapkan, dalam pertemuan itu korban masih tampak sehat.

Gelar Doa Bersama dan Nyalakan Lilin di Mako Brimob, Ini Harapan Pendukung Setelah Ahok Bebas

Ia menjelaskan, pada pertemuan itu, korban datang untuk membayar biaya kost yang baru ia tempati selama tiga bulan.

"Ketemu terakhir bersama korban itu pada hari Senin (21/1/2019), saat itu dia datang untuk bayar uang kost. Karena baru saja kembali dari Timor Leste untuk liburan," ujar Joni.

Ia mengatakan, korban sering disapa Boston di lingkungan kawan kawannya.

Ini Foto-foto Ahok Saat Bebas dari Mako Brimob, Tersenyum Lebar Pamer Tiga Jari

Ia juga menuturkan, berdasarkan keterangan Jo, tetangga kamar korban, korban sedang mengalami sakit asam lambung dan pada Selasa mengalami demam.

Namun, sejak Selasa sore korban dan kawan kawannya minum minuman keras bersama di kamar korban hingga malam.

"Saya dengar dari pacarnya, dia datang pada Rabu siang, pacarnya sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Awalnya dikira tidur, tapi setelah dibangunkan ternyata sudah tidak bernyawa," ujar Jony.

yang ditemui mengatakn bahwa motor yang diparkir di depan kost itu merupakan sepeda motor milik korban. Sepeda motor itu masih diparkir di lokasi itu dan belum diambil pihak keluarga.

Jerenimo merupakan mahasiswa semester 1 Jurusan Akuntasi pada Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. Berdasarkan kartu identitas korban, diketahui ia merupakan warga Komoro RDTL.

Ia ditemukan terlungkup tanpa nyawa dalam kamar kostnya oleh pacarnya sendiri Maria Nathalia Coreia, pada Rabu (23/1/2019) sekira pukul 12.00 Wita. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved