DPRD TTU Minta Pemerintah Segera Tangani Kasus DBD

Ketua DPRD Kabupaten TTU, Frengky Saunoah meminta kepada pemerintah untuk segera mengambil langkah kongkrit untuk mengatasi kasus DBD di Kabupaten TTU

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto DPRD TTU Minta Pemerintah Segera Tangani Kasus DBD
Pos Kupang/Teni Jenahas
Ketua DPRD TTU, Frengky Saunoah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Ketua DPRD Kabupaten TTU, Frengky Saunoah meminta kepada pemerintah untuk segera mengambil langkah kongkrit untuk mengatasi kasus DBD di Kabupaten TTU.

"Kami mengharapkan agar pemerintah segera mengambil langkah konkrit untuk mengatasi kasus dimaksud," kata Frengky kepada Pos Kupang, Kamis (24/1/2019) siang.

Frengky juga meminta agar pemerintah sekaligus melakukan tindakan-tindakan pencegahan agar kasus DBD tidak meluas ke berbagai wilayah di TTU.

KLB DBD ! Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Tak Ingin Warga Ada yang Meninggal

"Kami minta supaya pemerintah dapat melakukan kegiatan kongkrit seperti foging dan gelorakan gerakan hidup sehat," ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten TTU lainnya, Filiana Tahu mengatakan, pemerintah Kabupaten TTU harus melihat kasus DBD tersebut sebagai suatu hal yang harus diwaspadai.

Sebab jika tidak diwaspadai, tega Filiana, maka kasus DBD yang ada di Kabupaten TTU akan terus meningkat dan akan menjadi suatu kejadian yang luar biasa sehingga harus segera diatasi.

"Jangan kita kemudian berpikir bahwa kasusnya DBD baru delapan. Harusnya pemerintah mewaspadai sehingga harus segera diatasi secepatnya," jelas Filiana.

Filiana menambahkan, pemerintah harus segera melakukan fogging di lingkungan masyarakat sampai di desa-desa sehingga kasus DBD tidak mewabah.

Selain melakukan fogging, pemerintah juga harus kembali mensosialisasikan hidup sehat kepada seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten TTU.

"Kita minta supaya pemerintah segera lakukan fogging di seluruh wilayah dan pemerintah juga harus melakukan sosialisasi hidup bersih kepada masyarakat di akar rumput," ungkapnya.

Filiana mengatakan, kampanye gerakan hidup sehat harus menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat sehingga DBD tidak mengancam kehidupan masyarakat di Kabupaten TTU. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved