Berita Kabupaten Sumba Barat

Di Sumba Barat Terjadi 22 Kasus DBD ! Satu Orang Meninggal

Dari jumlah tersebut, satu orang meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2018 terdapat 98 kasus demam berdarah (DBD) dan tidak ada pasien meninggal

Di Sumba Barat  Terjadi 22 Kasus DBD ! Satu Orang Meninggal
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Kadis Kesehatan Sumba Barat, drg. Bonar B Sinaga 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS Kupang.com, Waikabubak---Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, dokter Bonar B.Sinaga mengatakan terhitung semenjak 1 Januari 2019 hingga 23 Januari 2019 terdapat 22 kasus demam berdarah (DBD) menimpah masyarakat Sumba Barat.

Dari jumlah tersebut, satu orang meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2018 terdapat 98 kasus demam berdarah (DBD) dan tidak ada pasien meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Rabu (23/1/2019).

Menurutnya, dengan kejadian satu orang pasien DBD meninggal dunia maka status DBD Sumba Barat menjadi kejadian luar biasa (KLB).

Dokter Bonar menjelaskan, setelah menerima laporan dari rumah sakit baik rumah sakit umum daerah (RSUD) Waikabubak maupun rumah sakit swasta Lende Moripa maka pihaknya menurunkan tim pencegahan dan pemberantasan penyakit menluar melakukan investigasi untuk mencari tahu asal mula dan penyebaran penyakit deman berdarah (DBD).

Selanjutnya tim investigasi tersebut bekerjasama dengam Lokalitbang melakukan penyelidikan dibeberapa desa dan daerah perkotaan Waikabubak. Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut tim memutuskan perlu mengambil langkah secepatnya menangani penyakit DBD itu.

WASPADA ! Gelombang hingga Tujuh Meter di Perairan NTT

Misalnya dengan melakukan foging di Kelurahan Kampung Baru, Kelurahan Kampung Sawah, Wailiang, Kodaka, Kelembu Kuni dan Dira Tanah dan di Mapolres Sumba Barat atas permintaan tersendiri Kapolres Sumba Barat, AKBP Michael Irwan Thamsil, S.Ik melalui surat resmi ke Dinas Kesehatan Sumba Barat. Foging hanya dapat dilakukan pada cuaca cerah dan minimal membutuhkan cuaca cerah 5 jam untuk membunuh nyamuk dewasa.

Waspada! Modus Pinjam  Sepeda Motor  di Maumere

Sedangkan untuk mematikan jentik nyamuk, pihaknya telah membagikan bubuk abate ke semua kecamatan dan diharapkan diteruskan ke semua desa sehingga masyarakat mendapatkan untuk membasmi jentik nyamuk sumber penyakit DBD.

Dan pihaknya juga melakukan koling keliling menggunakan pengeras suara agar warga senantiasa menjaga pola hidup sehat.

Misalnya meminta warga melakukan gerakan 3MPLus yakni menutup semua tempat air, membersihkan membersihkan semua tempat air, mengubur dan mengalirkan air agar tidak tergenang dan plus adalah kalau tidur memakai kelambu, menggunakan autan dan lain-lainm

Ia juga berharap agar koling promosi kesehatan tersebut jiha dilakukan para dan kepala desa di wilayah masing-masing agar warga memperhatikan pola hidup sehat sehingga terhindar dari serangan penyakit membahayakan tubuh seseorang. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved