Berita NTT Terkini

Di DPRD NTT ! Selfina Etidena Kembali Sampaikan Kronologi Pencekalan Dirinya

Selfina ‎Etidena kembali menyampaikan kronologi pencekalan dirinya oleh Satuan Tugas (satgas) traffiking di Bandara pada 4 Januari 2019 lalu.

Di DPRD NTT ! Selfina Etidena Kembali Sampaikan Kronologi Pencekalan Dirinya
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Selfina Etidena di DPRD NTT, Senin (14/1/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Selfina ‎Etidena kembali menyampaikan kronologi pencekalan dirinya oleh Satuan Tugas (satgas) traffiking di Bandara pada 4 Januari 2019 lalu.

Selfina ‎membeberkan hal ini saat pertemuan dengan DPRD NTT, Dinas Nakertrans NTT dan Aliansi Peduli Kemanusiaan di Ruang Kelimutu ,Gedung DPRD NTT, Selasa (15/1/2019).

Selfina hadir bersama Aliansi Peduli Kemanusiaan bertemu DPRD NTT setelah sehari mereka melakukan demo di Kantor Dinas Nakertrans NTT dan DPRD NTT.
Sekitar pukul 10:30 wita, pertemuan dalakukan dan dipimpin Wakil Ketua Komisi V, Mohammad Ansor didampingi Winston Rondo dan Karel Koro.

Menurut Selfina, dirinya adalah mahasiswa aktif di STT Gamalial Yogyakarta dan pada tanggal 4 Januari 2019, dirinya harus kembali ke Yogya setelah melakukan PKL di Alor.

"Saya dari Alor mau kembali ke Yogyakarta via Kupang, namun saat di Bandara El Tari, dirinya dicekal oleh Satgas Saya ini masalah apa," kata Selfina.

Dikatakan, ‎saat itu petugas tidak mengizinkan dia berangkat ke Yogya, hanya alasannya tidak memiliki Kartu Mahasiswa (KTM). "Petugas itu tanya nona mau ke mana, saya jawab saya mau ke Yogyakarta,saya mahasiswa di STT Galilea,saya baru pulang PKL," kata Selfina.

Saat itu, lanjutnya petugas itu kembali menanyakan mana KTM, kemudian dirinya mengatakan KTM tertinggal atau lupa di Yogyakarta, apalagi dirinya sudah berkali-kali berangkat hanya menggunakan KTP .

Bahkan, dirinya sampaikan bahwa yang dibawa selain KTP ada ijazah dan nilai PKL tapi ijazah dan nilai PKL ada di tas yang ada sudah masuk di bagasi.

" Saat itu petugas katakan,kalau begitu kalau kamu mahasiswa coba telepon teman kamu. Saya telepon dan teman saya bicara namun petugas tidak percaya. Begitu juga kerika saya menghubungi dosen dan orang tua," katanya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved