Berita Kabupaten Nagekeo

Di Mbay Kancil Tanam Anakan Pohon

Sekitar pukul 07.30 Wita para anggota Kancil di Kota Mbay sudah berada di Kompleks Lapangan Berdikari Danga untuk menanam anakan pohon dilokasi

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang.Com/Gordy Donafan
Anggota Kancil di Kota Mbay saat menanam anakan Pohon di Kompleks Lapangan Berdikari Danga Mbay Kabupaten Nagekeo, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Sejumlah pelajar di Kota Mbay Kabupaten Nagekeo yang tergabung dalam Komunitas Anak Cinta Lingkungan (Kancil) tampak antusias ikut menanam anakan pohon di kompleks Lapangan Berdikari Danga, Jumat (11/1/2019).

Sekitar pukul 07.30 Wita para anggota Kancil di Kota Mbay sudah berada di Kompleks Lapangan Berdikari Danga untuk menanam anakan pohon dilokasi yang sudah disiapkan.

Mereka adalah pelajar dari beberapa sekolah di Kota Mbay yang tergabung dalam Komunitas Anak Cinta Lingkungan (Kancil).

Para anggota Kancil dikoordinir oleh Pemuda Peduli Sampah Kota Mbay.

Mereka tampak antusias saat itu. Meskipun udara sangat menyengat kulit, mereka tetap semangat menggali dan menanam berbagai anakan pohon.

Anakan pohon yang mereka tanaman yaitu anakan Turi Merah, Trambesi dan anakan pohon pinang.

Beberapa anggota Komunitas Kancil, kepada POS KUPANG.COM, mengatakan, aksi nyata tersebut bagian dari kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Sebagai pelajar yang bertanggungjawab terhadap lingkungan ikut ambil bagian melestarikan.

Tidak saja menikmati suasana alam yang indah tapi terus memberikan kontribusi nyata membangun Nagekeo lewat hal-hal sederhana.

Anisah Fitriani (17) mengaku senang dan baru pertama kali ikut dalam aksi menanam anakan pohon di Kota Mbay.

Digerebek Istri dan Anak, Begini Reaksi Dosen Bergelar Doktor dan Mahasiswi Tersebut

Terkait Kasus di Tubuh Golkar ! Ini Sikap Komunitas Katong Jokowi

"Untuk saya pribadi ini sesuatu yang baru. Saya berharap gerakan ini dapat dilanjutkan dan tetap menjaga lingkungan agar tetap asri," ujar siswi yang akrab Anisah ini.

Anisah mengaku sangat senang karena aksi yang dilakukan tersebut akan diwariskan ke generasi yang akan datang.

"Saya senang karena bisa mewariskan ke generasi berikutnya. Apa yang kita tanam hari ini akan dirasakan oleh generasi berikutnya ditahun yang akan datang," ujarnya.

Anggota komunitas lainnya, Samuel Krisandy Kolo (16) mengatakan aksi nyata tersebut membuat Kota Mbay nantinya hijau dan asri.

Samuel mengajak agar pelajar di Kota Mbay tetap menjaga dan melestarikan sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga.

"Kita harus mencintai lingkungan. Sehingga apa yang kita tanam hari ini bisa besar dan akan kita nikmati nantinya, memang tidak mudah namun jangan merusak apa yang kita sudah tanam hari ini," ujarnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved