Berita Belu Terkini

Pengendara Motor ini Mengaku Kaget, Jatuh dan Tewaskan Warga Mandeu, Bukan Disenggol Mobil Tentara

Pengendara Motor ini Mengaku Kaget Lalu Jatuh dan Tewaskan Warga Mandeu, Bukan Disenggol Mobil Tentara

POS-KUPANG.COM/EDY BAU
Mobil Tentara Senggol Sepeda Motor di Depan Mesjid Al Ikhlas Halilulik 

Pengendara Motor ini Mengaku Kaget Lalu Jatuh dan Tewaskan Warga Mandeu, Bukan Disenggol Mobil Tentara

POS-KUPANG.COM - Pengendara sepeda motor Bernasus Seran mengubah keterangannya saat diperiksa oleh polisi militer.

Kepada polisi di Polsek Tasifeto Barat (Tasbar), Bernasus Seran mengaku mobil tentara dari satuan Yonif Raider Khusus 744/SYB menyenggol sepeda motor yang dikendarainya sehingga mereka terjatuh dan menewaskan Yasinta Abuk persis di depan Mesjid Al Ikhlas Halilulik pada Rabu (2/1/2019).

Keterangan ini berubah ketika Bernasus Seran diperiksa oleh anggota Polisi Militer (PM) dari Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) IX/1-3 Atambua.

Kepada anggota PM, Bernasus menegaskan tidak terjadi senggolan atau kontak fisik antara sepeda motornya dengan mobil hino milik tentara.

Mobil Tentara Senggol Sepeda Motor di Depan Mesjid Al Ikhlas Halilulik, Warga Mandeu Alami Hal ini

Bupati Malaka Bertemu Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI Bahas RPM

John Tifaona Ganti Ferry Koban Jadi Anggota DPRD Lembata

‎Tidak Lakukan Konsolidasi Partai dan Tidak Bekerja Optimal, Gidion Mbilijora Diberhentikan

Mobil Tentara Senggol Sepeda Motor di Depan Mesjid Al Ikhlas Halilulik, Warga Mandeu Alami Hal ini
Mobil Tentara Senggol Sepeda Motor di Depan Mesjid Al Ikhlas Halilulik, Warga Mandeu Alami Hal ini (POS-KUPANG.COM/EDY BAU)

Yang terjadi adalah Bernasus kaget ketika mobil tentara tersebut secara tiba-tiba melewati mereka yang sementara melaju dari arah yang sama.

"Laporan awalnya terjadi lakalantas (senggolan) antara mobil dan sepeda motor, tapi setelah diperiksa, dia (Bernasus) bilang kaget dan jatuh sendiri," kata Komandan Subdenpom IX/1-3 Atambua, Kapten Anggoro saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di kantornya, Selasa (8/1/2019).

Tak hanya keterangan Bernasus, Anggoro mengatakan dari hasil olah TKP juga bisa dipastikan tidak terjadi benturan antara sepeda motor dengan mobil tentara.

Dikatakan Anggoro, dari keterangan Bernasus Seran, diketahui bahwa Bernasus belum begitu lancar mengendarai sepeda motor.

Lebih lanjut dijelaskannya, oleh karena tidak terjadi tabrakan atau senggolan  maka sopir mobil tentara tidak bisa diproses karena masuk kategori kecelakaan tunggal dan diproses lebih lanjut oleh satuan lalulintas Polres Belu. 

Beatris Senang Ikut Sosialisasi dari Yayasan BBG

Alamak! Preman Ini Salah Sasar Target, Todong Pistol ke Cewek Atlet UFC. Wajahnya Jadi Begini

Bantah Tidak Tau Isi Karung, Warga Banten Ini Nekat Bawa 60 Kg Sabu Pakai Kapal Kecil

Survei Indikator: Jokowi-Ma’ruf Amin 54,9 Persen, Prabowo-Sandiaga 34,8 Persen

Mobil Tentara Senggol Sepeda Motor di Depan Mesjid Al Ikhlas Halilulik, Warga Mandeu Tewas
Mobil Tentara Senggol Sepeda Motor di Depan Mesjid Al Ikhlas Halilulik, Warga Mandeu Tewas (POS-KUPANG.COM/EDY BAU)

"Dia mengaku ketakukan lalu jatuh sendiri. Karena itu, kita tidak bisa proses tentaranya karena tidak terjadi tabrakan. Cuma laka tunggal. Tetap prosesnya tapi Bernasus sebagai tersangka di Satlantas Polres," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved