Berita Kabupaten Nagekeo

AYO! Pancarkan Cahaya Misioner kepada Sesama

Perayaan ekaristi merayakan hari penampakan juga bertepatan dengan hari anak Misioner sedunia yang ke 176 tahun pada 2019.

Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/Gordy Donafan
Suasana perayaan ekaristi di Kapela Stasi St. Yosef Feo di Desa Saraseduh Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Minggu (6/1/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Pastor Paroki Roh Kudus Mataloko di Kabupaten Ngada, Rd. Basilius Lewa, Pr memimpin perayaan misa Penampakan di Gereja Stasi St. Yosef di Feo Kecamatan Golewa, Minggu (6/1/2019).

Perayaan ekaristi merayakan hari penampakan juga bertepatan dengan hari anak Misioner sedunia yang ke 176 tahun pada 2019.

Rd. Basilius Lewa dalam kotbahnya mengungkapkan, antara tanggal 2 dan 8 Januari setiap tahun gereja merayakan pesta yaitu Pesta pnampakan Tuhan.

"Pesta ini kalau dulu kita kenal dengan tiga raja. Sekarang banyak nama yang diberikan dalam penampakan, ada yang tiga raja, ada sebutan tiga sarjana dari Timur dan Majus dan juga ada sebutan bijak," ujarnya.

Ia mengatakan selama 176 tahun, hari Penampakan Tuhan dijadikan sebagai anak-anak Misioner sedunia.

"Hari ini pestamu anak-anak sekalian. Karena itu kalian hari ini berpenampilan berbeda-beda, ada yang baju merah, putih, kuning dan lain. Pesta besar untuk kalian
Kita bersyukur dan hari ini istimewa dalam gereja dalam hati Tuhan Yesus. Kita istimewa karena 176 tahun kita anak-anak misioner dan pesta penampakan menjadi Pesta besar," ujarnya

Rd. Bas begitu ia akrab disapa menyebutkan, ada tiga raja, Baltasar, Melkior, Gaspar yang datang menyembah sang Juruselamat yang lahir di Betlehem.

Ketiga Raja itu, mau mengajarkan kepada umat bahwa Kelahiran Yesus bukan saja untuk Israel tapi untuk semua bangsa. Yesus sebagai Juruselamat. Ketiga raja itu sebagai perwakilan mengunjungi dan mencari serta menyembah Yesus.

Rd. Bas juga menyampaikan, pada perayaan Misioner sedunia ini, Paus Fransiskus dalam pesannya kepada anak misioner, jadilah
bintang misioner pancarkan sinarmu.

"Bagaimana kita bisa menjadi bintang misioner? bacaan-bacaan suci hari ini khusus injil kita belajar dan merefleksi ini kira-kira mengikuti tokoh yang mana?
Sebagai bintang misioner punya keistimewaan kelompok yang teliti dan bijak. Yaitu tiga raja dari Timur.

Mereka datang jauh-jauh meninggalkan pekerjaan mereka untuk datang berjumpa dan menyembah sang Yesus yang dilahirkan di Betlehem," ujarnya.

Ia mengungkapkan ada tokoh yang disebutkan dalam injil Matius hari ini, para ahli taurat mengetahui bahwa Yesus akan lahir, tapi mereka tidak peduli.

Selain itu ada sosok Raja Herodes yang mengalami rasa takut dan cemas, bahwa ada raja baru yang lahir. Herodes takut dan cemas karena Yesus akan mengambil alih kekuasaan.

Nasib Sial Pemerkosa! Kejar Korban Membabi Buta Ternyata Masuk Dojo Karate

"Ada kelompok yang mengalami rasa takut dan cemas. Yaitu Raja Herodes. Ketika raja timur datang untuk menyembah  Raja yang baru lahir (Yesus) ada rasa takut dan curiga dalam hidup Herodes. Karena itu dia panggil raja dari timur dan bilang pergilah dan seledikilah. Jika kamu temukan beritahu supaya saya datang.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved