Berita Internasional

Malam Tahun Baru, Sebuah Mobil Menabrak Kerumunan di Tokyo, 9 Luka-luka

satu orang berada dalam kondisi serius ketika mobil itu menabrak para pejalan kaki di Takeshita Street, Distrik Harajuku.

Malam Tahun Baru, Sebuah Mobil Menabrak Kerumunan di Tokyo, 9 Luka-luka
AFP/JIJI PRESS
Polisi menyelidiki sebuah mobil yang menabrak kerumunan di Tokyo, Jepang, saat momen Malam Tahun Baru (1/1/2019). Sembilan orang dilaporkan terluka atas insiden tersebut. 

POS-KUPANG.COM | TOKYO - Sembilan orang dilaporkan terluka ketika sebuah mobil menabrak kerumunan yang tengah menikmati Malam Tahun Baru di jalanan terkenal Tokyo, Jepang.

Juru bicara kepolisian berkata, satu orang berada dalam kondisi serius ketika mobil itu menabrak para pejalan kaki di Takeshita Street yang berada di kawasan Distrik Harajuku.

Korban yang mengalami luka serius itu adalah seorang mahasiswa dengan media lokal menuturkan dia mengalami koma, dan saat ini menjalani operasi.

Media NHK memberitakan, Kusakabe mengatakan dia sengaja menabrakkan diri sebagai "balasan atas hukuman mati" tanpa penjelasan lebih lanjut.

Dalam mobil yang diketahui merupakan sewaan itu, terdapat sebuah kotak berisi minyak tanah. Kusakabe dilaporkan mengemudikan mobil itu dari Osaka.

Media lokal melaporkan, Kusakabe menabrak korban pertamanya sekitar 30 meter dari jalan terdekat sebelum menghantam pejalan kaki lain dalam jarak 100 meter.

Harian Sankei Shimbun menuturkan ada delapan orang yang ditabrak Kusakabe. Sementara satu orang lainnya diserang ketika dia keluar dari mobil.

Seorang saksi mata yang tak disebutkan identitasnya kepada NHKmengatakan kejadiannya sangat mengerikan karena melihat korban tergeletak di jalan.

"Semakin saya mendekati lokasi, semakin banyak orang tergeletak. Saat saya sudah sampai di lokasi kejadian, saya melihat paramedis memberikan bantuan," terang saksi itu.

Polisi segera mengamankan jalanan yang pada siang hari dipadati ribuan wisatawan untuk menikmati kuliner maupun kultur anak muda Jepang.

Juru bicara polisi melanjutkan, pelaku yang berusia 21 tahun ditahan atas tuduhan percobaan pembunuhan, dan tengah diperiksa apakah dia sehat untuk segera disidang.

AFP memberitakan pada siang hari, jalanan itu sudah kembali dipenuhi turis meski terpal biru dipasang untuk menandai lokasi kejadian.

(kompas.com)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved