Rabu, 22 April 2026

Berita Kabupaten Nagekeo

Kabupaten Nagekeo Adakan Pesta Rakyat

semuanya bernuansa budaya Nagekeo. Semua jenis acara dikemas sesuai budaya dan adat Nagekeo. Panggung hiburan diisi dengan tarian khas daerah Nagekeo

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang.com/Gordi Donafan
Suasana acara pelantikan Bupati dan wabup terpilih Nagekeo di Kupang, Minggu (23/12/2018). 

Tiba di Ende sekitar sekitar pukul
14.00 Wita, Bupati dan Wakil Bupati masing-masing bersama ibu dan rombongan tiba di Bandara Ende
Penjemputan oleh Pemda Nagekeo di Bandara Ende.

Setelah itu Bupati dan Wakil Bupati masing-masing bersama ibu dan rombongan berangkat dari Bandara Ende menuju Mbay Ibu Kota Kabupaten Nagekeo.

Sekitar pukul 15.00 rombongan tiba di Nangaboa dan disambut oleh warga dan lanjut dengan konvoi oleh warga masyarakat Nagekeo di perbatasan Nangaboa menuju Mbay.

Pukul 16.30 tiba di Pintu Gerbang Rujab Bupati Nagekeo
Pengalungan oleh Pemda dan Masyarakat Nagekeo dan Bupati dan Wakil Bupati masing-masing bersama ibu dan rombongan masuk Rumah Jabatan Bupati dan Rumah Jabatan Wakil Bupati Nagekeo

"Persiapannya untuk penjemputan pada tanggal 24 yakni Pemda dan akar rumput yang akan menjemputnya," ujarnya.

Masyarakat Menanti Perubahan

Masyarakat Nagekeo menanti perubahan dan gebrakan dari Bupati dan wabup yang baru saja dilantik.

Tokoh masyarakat Nagekeo, Adi Lai, mengucapkan selamat dan proficiat kepada bupati dan wakil bupati terpilih.

Ia mengatakan masyarakat Nagekeo menanti perubahan baik dibidang pembangunan maupun bidang lainnya.

"Pertama itu kita minta adanya perubahan dibidang pembangunan. Pembangunan yang sudah berjalan ditingkatkan. Kita juga minta bupati dan wakil bupati terpilih untuk bina disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN)," ujar Adi Lai.

Ia mengku tingkat disiplin ASN dilingkup Nagekeo sangat lemah yang menjadi perhatian serius bagi bupati Nagekeo dan wabup.

"Disiplin PNS harus dibina. PNS di Nagekeo sangat lemah sekali soal disiplin. Penempatan personil juga harus sesuai bidangnya. Itu untuk sementara karena kita mau lihat 100 hari kerja seperti apa," ujarnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved