Berita Ekonomi Bisnis
Jelang Nataru Petugas PLN NTT Harus Cepat Tanggap Dengan Gangguan
petugas PLN Apabila ada gangguan cepat tanggap karena memasuki Musim ekstrem seperti banjir dan tanah longsor jadi harus siaga
Penulis: Hermina Pello | Editor: Hermina Pello
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello
POS-KUPANG.COM | KUPANG-PT PLN Persero Unit Induk Wilayah NTT menggelar Apel Siaga Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 untuk menjaga kelistrikan dalam pelayanan di kantor Wilayah UIW NTT.
Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral RI Hendra Iswahyudi dalam apel siaga mengatakan, dalam laporan kesiapan sistem aman.
"Saya lihat laporan sistem di NTT aman, apabila ada gangguan cepat tanggap karena kita memasuki musim ekstrim seperti banjir dan tanah longsor jadi harus siaga” tuturnya.
• Mendagri RI Hadiri Paripurna Istimewa HUT NTT ke 60
• Jelang Bebas, Ahok Bakal Dipindah ke LP Cipinang, Ini Penyebabnya!
Ia meminta petugas untuk memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) , jangan lupa Alat Pelindung Diri APD),. "kami Harapkan bekerja secara profesional," katanya.
Dalam apel itu hadir pula Executive Vice President Operasi Regional JBTBN Ari Wardhana , GM PLN Unit Induk Wilayah NTT Christyono beserta jajaran, mitra PLN , PJB dan seluruh pegawai Teknik UIW NTT turut hadir dalam apel siaga tersebut.
“Terima kasih untuk jajaran PLN yang sudah melaksanakan Apel siaga , kami Harap yang piket dapat bekerja secara professional”ucap Hendra
Dalam laporan kesiapan sistem seluruh Kabupaten di NTT berstatus aman.
Laporan keseluruhan sistem di NTT dengan Daya Mampu (DM) 245,39 MW, Beban Puncak (BP) 192,28 MW dan cadangan daya 53,11 MW dan khusus di Pulau Timor dengan DM 110,35 MW, BP 71,08 MW, dan cadangan daya 39,27 MW .
Saat apel siaga juga dilakukan penyematan dan penyerahan APD, helm dan rompi secara simbolis dan dilakukan peninjauan terhadap seluruh mobil operasional , motor operasioanal dan pergelaran alat-alat yang digunakan untuk mengamankan siaga menjelang hari raya tersebut.
Christyono selaku GM PLN UIW NTT juga mengatakan, apel siaga ini rutin digelar sebagai bentuk komitmen PLN yang bergerak cepat dan semaksimal untuk menyelesaikan setiap kendala dan gangguan yang mungkin muncul di lapangan demi kenyamanan pelanggan terutama disisi pembangkit, operator tetap menjaga komunikasi dan untuk beberapa wilayah yang kurang daya, tentunya intensitas komunikasi untuk antisipasi perlu ditingkatkan.
"Paling tidak kita terus memantau di unit masing-masing Unit Pelaksana Pembangkitan Serta siaga ini dilakukan oleh seluruh UP3 dan Unit Layanan Pelanggan.” kata Chris.