Berita Kabupaten Sumba Timur

Pelaku Curanmor Jaringan Sindikat Lintas Kabupaten Ditangkap Polres Sumba Timur

-Tim gabungan Polres Sumba Timur dan Polres Sumba Barat berhasil mengungkap kasus pencurian dan penadahan 1 unit sepeda motor vixon milik korban Vina

Pelaku Curanmor Jaringan Sindikat Lintas Kabupaten Ditangkap Polres Sumba Timur
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
BERI KETERANGAN----Kapolres Sumba timur AKB. victor MT. Silalahi, SH., MH sedang memberikan keterangan pers pada kegiatan Press Conference. 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU----Tim gabungan Polres Sumba Timur dan Polres Sumba Barat berhasil mengungkap kasus pencurian dan penadahan 1 unit sepeda motor vixon milik korban Vina Aisyah yang hilang di dalam Lapangan Prailiu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur pada Pada hari Jumat 19 Oktober 2018 sekitar pukul 14.00 Wita.

Dari Hasil penyelidikan Tim gabungan Polres Sumba Timur dan Polres Sumba Barat mengamankan tersangka AD alias Y (36) warga Kelurahan Kambajawa Sumba Timur yang juga merupakan pelaku Residivis Kasus curanmor. Selain itu YBH alias J (25) dan HK alias H (39) warga Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat yang merupakan pelaku pencurian dan penadahan sepada motor milik Vina Aisyah.

Kapolres Sumba Timur AKBP. Victor MT. Silalahi,SH.,MH menyampaikan itu saat menggelar Press Conference yang berlangsung di ruang Promoter, Mapolres Sumba Timur, Senin (17/12/2018).

Victor yang didampingi Wakapolres Sumba Timur Kompol Vitalis Sobak, Kabag Ops Polres Sumba Timur Kompol Abdullah Paoh, dan Kasubag Humas Polres Sumba Timur Iptu I Made Murja menjelaskan, Tersangka AD alias Y (36) dan HK alias H (39) ditahan di Rutan Polres Sumba Timur sedangkan tersangka YBH alias J (25) ditahan di Rutan Polres Sumba Barat karena terlibat kasus Curanmor yang sebelumnya diungkap oleh Polres Sumba Barat.

Victor juga menjelaskan kronologisnya, dimana penangkapan tersangka pencurian sepeda motor inisial AD alias Y (36) dilakukan pada hari Minggu (9/12/2018) sekitar pukul 19.00 Wita di Salon Glamor, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Adapun penangkapan AD alias Y (36) ini merupakan hasil pengembangan berdasarkan keterangan yang diperoleh dari para tersangka yang berhasil ditangkap terlebih dahulu oleh Unit Buser Sat Reskrim dan Unit IV Sat Intelkam Polres Sumba Barat pada tanggal 7 dan 8 Desember 2018.

Pasca Bencana! Syahbandar Marapokot Cek Dermaga Borong

Puluhan Tutor Paud di Sumba Timur Ikut Pelatihan Tentang Paud Ramah Anak dan Bermutu

Victor juga menjelaskan, hasil pengembangan dari AD alias Y (36) diperoleh keterangan bahwa masih ada beberapa unit sepeda motor hasil curian yang berada di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat.

"Untuk itu, Senin (10/12/2018) sekitar pukul 10.45 Wita, Tim Gabungan Unit Buser Sat Reskrim dan Unit IV Sat Intelkam Polres Sumba Barat bersama Unit Buser Sat Reskrim Polres Sumba Timur melakukan penyelidikan lebih lanjut ke Kecamatan Lamboya guna menguak sindikat pencurian tersebut,"jelas Victor.

Dikatakan Victor, sekitar pukul 14.45 Wita, Tim Gabungan berhasil mengamankan 2 (dua) unit sepeda motor tanpa kelengkapan surat-surat dan identitas pemiliknya dana salah satunya merupakan sepeda motor Vixon milik korban Vina Aisyah.

"Dari hasil interogasi, pencurian sepeda motor tersebut direncanakan oleh tersangka AD dan YBH pada bulan Oktober 2018 saat pelaksanaan pacuan kuda di lapangan Rihi Eti Prailiu. Saat beraksi tersangka AD bertugas untuk memantau situasi di dalam lapangan dan memastikan aman atau tidak, setelah situasinya aman tersangka AD memberikan kode kepada tersangka YBH dengan cara memberikan ancungan jempol. Jempol tersebut tandanya aman untuk ambil motor, sedangkan tersangka YBH bertugas untuk mengambil sepeda motor tersebut dengan cara memasukan kunci yang sudah disediahkan, kemudian tersangka YBH menghidupkan sepeda motor tersebut lalu membawa sepeda motor tersebut keluar dari dalam lapangan menuju ke Lamboya, Sumba Barat,"jelas Victor.

Lanjut Victor, kemudian tersangka YBH menyerahkan sepeda motor hasil curian tersebut kepada tersangka HK alias H (39) untuk dijual dan tersangka HK menyerahkan uang sebesar Rp. 500.000 kepada YBH sebagai uang tanda jadi sambil menunggu motor tersebut laku di jual.

Victor juga menjelaskan, langkah yang telah diambil Penyidik yakni sudah melakukan cek dan olah TKP. selain itu, melakukan pemeriksaan terhadap korban, melakukan penangkapan terhadap tersangka, dan melakukan penyitaan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixon warna merah dengan nomor polisi ED 4571 AF, dengan nomor rangka MH31PA002DK099584, dan nomor mesin 1PA099750Asa, serta melengkapi administrasi kelengkapan berkas perkara. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved