Berita Kota Kupang Terkini

Natal Bersama Ikhtiar Mempersatukan Keluarga Fangidae dan Fanggidae

Keluarga besar Fangidae dan Fanggidae menggelar ibadat Natal bersama, di Rumah Keluarga Johny Fanggdae, Perumnas, Kota Kupang.

Natal Bersama Ikhtiar Mempersatukan Keluarga Fangidae dan Fanggidae
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Keluarga Fangidae/Fanggidae Tionghoa pose bersama usai kebaktian Natal Bersama di kediaman Johny Fanggiae di Perumnas, Kota Kupang, Jumat (14/12/2018) malam. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Keluarga besar Fangidae dan Fanggidae menggelar ibadat Natal bersama, Jumat (14/12/2018) malam di Rumah Keluarga Johny Fanggdae, Perumnas, Kota Kupang.

Ini merupakan natal bersama ke-15 bagi keluarga besar yang berasal dari Termanu, Pulau Rote dan sudah menjadi agenda tahunan yang wajib dilakukan.

Semua keluarga yang tersebar di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Pulau Rote, dan Flores tutur hadir dalam acara kekeluargaan ini.

PDAM Manggarai Bersama Tiga Bank di Ruteng Tanam 300 Anakan Pohon di Mata Air Cunca Bor

Keluarga Fangidae/Fanggidae yang ada di luar NTT, meski tak hadir, juga turut memberikan dukungan dan doa. Rumpun keluarga Fangidae/Fanggidae yang berasal dari etnis Tionghoa dan yang beragama islam juga tampak hadir.

Keluarga Fangidae/Fanggidae di Perumnas, Kota Kupang, Jumat (14/12/2018) malam.
Keluarga Fangidae/Fanggidae di Perumnas, Kota Kupang, Jumat (14/12/2018) malam. (POS KUPANG.COM/RICKO WAWO)

Edwin Fanggidae, ketua panitia natal bersama, ketika ditemui seusai kebaktian, mengungkapkan, kegiatan tahunan ini merupakan ikhtiar mereka mempersatukan keluarga besar Fangidae/Fanggidae yang tersebar di seluruh NTT dan luar NTT.

Pertemuan antarkeluarga pun menjadi kesempatan yang langka karena kesibukan kerja.

Rumah Seorang Janda di Manggarai Timur Dilalap Jago Merah

"Kita rayakan untuk pererat tali persaudaraan karena keluarga Fangidae/Fanggidae ini berasal dari pelbagai agama dan etnis. Ada dari Tionghoa. Ada juga yang muslim. Ini kita persatukan sehingga juga jangan ada persepsi kalau satu G dan dua G itu berbeda. Itu hanya masalah pelafalan saja," katanya.

Ia menyebutkan, untuk mendekatkan keluarga yang jauh, pihaknya juga sudah membuat grup Facebook dan What'sApp keluarga sehingga setiap hari mereka selalu berkomunikasi.

"Melalui media sosial kami saling tegur sapa dan memberi penguatan," katanya.

Selain kebaktian, Edwin menjelaskan, keluarga Fangidae/Fanggidae juga mendoakan anggota keluarga lain yang sedang bertarung sebagai calon legislatif di kabupaten dan provinsi.

"Mereka didukung secara moril oleh semua keluarga. Siapapun dia, wajib keluarga mendukung karena dia adalah aset keluarga," katanya.

Natal bersama bertajuk Ita Esa (kita satu) juga pernah dilakukan Termanu, Pulau Rote dan di tempat lainnya di mana ada keluarga keluarga Fangidae/Fanggidae.

Kebaktian dan ibadat natal bersama dipimpin langsung oleh Pendeta Mel Atok. Beberapa keluarga Tionghoa dan Muslim juga tampak hadir dalam acara Natal Bersama Keluarga Besar Fangidae/Fanggidae. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved