Berita Kota Kupang

Pembangunan Gedung Dukcapil Baru 10 persen. Devi : Kita Siapkan Langkah Terburuk. Ada Apa?

Selain audit, dari semua yang terkait tentu ada ketetentuan yang mengukur. Prosedur sudah jalan sekarang kita melihat kondisi yang ada,

Pembangunan Gedung Dukcapil Baru 10 persen. Devi : Kita Siapkan Langkah Terburuk. Ada Apa?
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
Devy Loak 

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Pengerjaan proyek pembangunan fisik gedung kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kupang oleh kontraktor mendekati waktu yang telah ditetapkan. Namun sampai saat ini pengerjaan pembangunan gedung tersebut baru berada di tahap 9 hingga 10 persen.

Sekretaris Dinas PUPR, devi Loak, kepada Pos Kupang, mengatakan, bila tidak selesai hingga tanggal yang ditetapkan yaitu 28 Desember 2018. Maka ia telah telah mersiapkan langkah terburuk. Namun, dirinya masih tetap memberikan harpaan kepada kontraktor untuk menyelesaikan sampai pada masa kontrak 28 desember.

"Seluruh sistem harus jalan seperti scm yang sudah sampai scm dua. Kalau langkah terburuk kita sudah siap. Positifnya kita tetap memberikan waktu untuk menyelesaikan sampai hak yang dia terima, yaitu uang muka dengan ketentuan 20 persen Rp 700 juta. Sedangkan pengerjaan di lapangan sekira 10 persen," ujarnya.

200 Peserta Ikut SKB Hari Kedua di TTS

Wagub NTT Yosef Nae Soi : Hentikan Kekerasan dan Penjualan Orang

Ia harapkan kontraktor bisa mencapai itu hingga akhir bulan. Jika tidak maka akan ditindak sesuau aturan yang berlaku.

"Selain audit, dari semua yang terkait tentu ada ketetentuan yang mengukur. Prosedur sudah jalan sekarang kita melihat kondisi yang ada," ujarnya.

Masyarakat Merindukan Ada Pelayanan Chat Lab di NTT, Begini Kisahnya!

Dua Pelaku Judi Kartu Remi Ditangkap Saat Operasi Pekat di Manggarai

Usai Ikut SKB, Peserta Mengaku Lumayan Legah, Kenapa Ya?

Dari awal, kata Devi, pengerjaan sudah tidak mencapai bobot dan dalam progres sudah berikqn scm 1 dan 2. Begitu juga dengan peringatan-leringatan sudah ada.

"Kita tidak terlalu tahu kendalanya apa. Tapi setiap kali ditegur mereka mengakunya siap menjalankan pengerjaan. Kalau tidak capai siap diaudit sesuai aturan," katanya.

Terkait koridor V, ia menambahkan, jalannya akan diaspal. Bila aspal masuk maka presentase pengerjaan sudah mencapai 70 lebih persen.

"Kita sedang menunggu pengiriman tanaman dan mekanikal elektrikal," ujarnya.

Ia sangat optimis pengerjaan koridor V akan selesai. Bika tidak habis pun masih ada ruang yang diberikan 50-90 hari dengan konsekuensi yang dihadapi. (laporan Reporter POS KUPANG.COM, Yeny Rachmawaty)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved