Berita NTT Terkini

David Pandie: Birokrasi Ramping akan Terjadi Kompetisi

Pengamat Politik dari Undana Kupang, Dr. David Pandie, MS mengatakan, birokrasi NTT yang telah dirampingkan akan memunculkan kompetisi

David Pandie: Birokrasi Ramping akan Terjadi Kompetisi
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Pengamat politik dari Undana Kupang, Dr. David Pandie, MS (tengah) saat memberi materi dalam sosialisasi kerja sama pengembangan pengawasan partisipatif tingkat Provinsi NTT di Hotel Sasando Jalan Kartini Nomor 1 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, Kamis (29/11/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengamat Politik dari Undana Kupang, Dr. David Pandie, MS mengatakan, birokrasi NTT yang telah dirampingkan akan memunculkan kompetisi dari para birokrat karena semakin sedikit dan terbatasnya jumlah struktur, Kamis (29/10/2018).

"Di birokrasi sendiri akan terjadi suatu proses kompetisi karena makin sedikit dan makin terbatasnya jumlah struktur. Makin tinggi tingkat kompetisi ke arah profesionalisme," ungkapnya kepada POS-KUPANG.COM seusai mengikuti sosialisasi kerja sama pengembangan pengawasan partisipatif tingkat Provinsi NTT di Hotel Sasando Jalan Kartini Nomor 1 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

Karena semakin ketatnya mendapatkan jabatan dalam struktur birokrasi, lanjut David, aparatur birokrasi harus profesional dan menunjukkan kinerja yang optimal.

Bupati Sunur Minta Kontraktor Segera Atasi Jembatan Waima

Ia juga mengungkapkan, proses seleksi untuk mendapatkan struktur dalam birokrasi harus dilakukan secara terbuka, transparan dan kompetitif.

"Itu yang kita harapkan nanti proses seleksi birokrasi yang nanti akan mengisi pos-pos birokrasi ini dilakukan dengan terbuka, transparan dan kompetitif sehingga birokrasi semakin hemat dan efisien tapi semakin profesional," katanya.

Roby Jagokan Flori Mekeng Jadi Sekda Sikka

Gaya kepemimpinan yang kompetitif, menurut David, akan menghasilkan kinerja birokrasi yang lebih.

Selain itu, perampingan struktur dalam birokrasi Pemprov NTT tidak menghilangkan fungsi-fungsi substansi birokasi karena fungsi birokasi gabung dalam OPD lainnya.

"Karena ini kan merger sehingga semua pekerjaan dapat dioptimalisasi dalam struktur yant baru jadi tidak menghilangkan fungsi-fungsi substansial dari kewenangan yang diberikan kepada daerah," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, postur birokrasi saat ini mengikuti visi dan misi Gubernur yang baru dimana birokrasi itu merupakan aparatur dalam melaksanakan visi, misi dan janji politik.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved