Minggu, 10 Mei 2026

Berita Kabupaten Sumba Barat

Organisisai Harus Persiapkan Gender Agar Bisa Bersaing Di Pemilu Legislatif 2019

Apa yang disampaikan itu berawal dari keprihatiannya atas begitu banyak kaum perempuan mencalonkan diri sebagai calon legislatif pada pemilu 2019

Tayang:
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Anggota DPRD Sumba Barat, Christina Lali Ndelo, S.P 

Laporan Reporter POS-KUPANg.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK--Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat, Christina Lali Ndelo, S.P mengatakan, organisasi atau lembaga apapun namanya harus memberi ruang kepada kaum perempuan belajar berorganisasi, menempah diri agar mampu tampil sebagai pemimpin dalam level manapun.

Apa yang disampaikan itu berawal dari keprihatiannya atas begitu banyak kaum perempuan mencalonkan diri sebagai calon legislatif pada pemilu tahun 2019 tetapi sesungguhnya belum siap baik dalam organisasi maupun motivasi menjadi wakil rakyat di DPRD Sumba Barat.

Jangan sampai, kita kaum perempuan hanya sebagai pelengkap memenuhi kuota syarat pencalonan gender pada pemilu legislatif tahun 2019.

Baca: Ternyata Tak Ada Kekerasan pada Bayi Perempuan FS yang Melahirkan di Wae Rii-Manggarai

Ia kuatir kaum perempuan tersebut bakal tak mampu bersaing di pemilu tahun 2019 karena dominasi peran kaum pria.

Baca: DPRD Sumba Barat Sidang Paripurna Bahas Penyampaian Nota Pengantar APBD 2019

Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat asal daerah pemilihan Kecamatan Tanah Righu, Christina Lali Ndelo, S.P yang juga adalah sekretaris komisi B DPRD Sumba Barat menyampaikan hal itu di kantor DPRD Sumba Barat, Selasa (26/11/2018).

Menurutnya, organisasi termasuk partai politik harus mempersiapkan kaum perempuan dengan baik agar mampu bersaing merebut kursi DPRD Sumba Barat tahun 2019.

Kemampuan yang dimaksud bukan hanya soal dukungan masa tetapi kualitas personal kaum perempuan benar-benar disiapkan dengan baik sehingga mampu bertarung di lembaga DPRD Sumba Barat. Jangan sampai, kaum perempuan hanya sebagai pelengkap saja.

Untuk itu, ia menyarankan, semua pimpinan organisasi harus mampu mewadahi kaum perempuan agar benar-benar matang berorganisasi, memahami fungsi, tugas dan tanggungjawab sebelum memutuskan terjun ke dunia politik atau level kegjatan lainnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved