Berita Kabupaten Sikka Terkini
Waspada! Politisi Bunglon di Sikka
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, mengungkapkan fenomen politik di Sikka pasca kemenangan Paket Roma (Fransiskus Roberto Diogo-Rom
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Eginius Mo’a
POS-KUPANG.COM,MAUMERE--- Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, mengungkapkan fenomen politik di Sikka pasca kemenangan Paket Roma (Fransiskus Roberto Diogo-Romanus Woga). Segelintir politisi menjadi bunglon rela menjual idiologi partai.
“Kami ini berjuang tidak punya modal. Kami hanya jaga kebersamaan. Perilaku kita dinilai oleh masyarakat. Jangan jadi bunglong, ketika kita menjadi bunglon orang akan tahu kita,” ujar Roby sapaan Fransiskus Roberto Diogo, memberikan sambutan pembekalan caleg kabupaten dan propinsi, Selasa (10/11/2018) di Aula St.Kamilus, Kota Maumere, Pulau Flores, Propinsi NTT.
Baca: Kongres Nasional Pemuda Katolik ke-17 Akan Digelar di Kota Kupang
Baca: DPRD Nagekeo Sudah Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Roby mengatakan, yang harus dijual caleg adalah idiologi partai. Begitu juga setelah menang jangan lupa dengan janji-janji, jangan sampai yang diomong lain dengan yang dibuat.
Ia mengatakan, perjuangan menjadi caleg berbeda dengan kepala daerah. Caleg memperjuangkan partai, sehingga tidak ada istilah kalah,yang menang adalah partai.
“Jangan saling sikut tapi fokus dengan perjuangan. Benturan akan terjadi ketika ketemu di lapangan. Ini yang sedang terjadi. Bisa kianati partai sendiri. Di lapangan pasti terjadi jika kita tidak jujur,” wanti-wanti Roby.
Roby mengaku mengandalka kejujuran ketika turun ke arena politik praktis 2008. Du kali gagal, baru pada Pemilukada 2018 bersama Romanus Woga meraih kemenangan dari jalur independen.
“Kalau mau berjuang harus kerja ekstra. Kita akan rasakan kepuasan menang satu hari setelah kemenangan,” imbuh Roby.
Pembekalan caleg dihadiri Ketua Bidang Organisasi DPP Partai Hanura, Andre Garu, Ketua DPD NTT, Refafi Gah, Wakil Sekretaris Bidang Hukum DPP Hanura, Petrus Seletinus, Ketua DCP Hanura Sikka, Fabianus Boli. Caleg mengikuti pembekalan berasal dari Kabupaten Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, dan Ngada. *)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-sikka-beri-pembekalan-caleg.jpg)