Berita NTT
Ini Sorotan Fraksi Gabungan Terkait Moratorium TKI
Fraksi Gabungan DPRD NTT menyoroti kebijakan moratorium TKI yang dilakukan oleh Gubernur NTT. Sorotan itu termasuk moratorium tenaga kerja antar kerja
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/KUPANG - Fraksi Gabungan DPRD NTT menyoroti kebijakan moratorium TKI yang dilakukan oleh Gubernur NTT. Sorotan itu termasuk moratorium tenaga kerja antar kerja antar daerah.
Ketua Fraksi Gabungan, Anwar Hajral,S.T menyampaikan hal ini, Selasa (20/11/2018).
Menurut Anwar, terkait asanya moratorium TKI asal NTT, maka Fraksi Gabungan menyampaikan salam dari masyarakat Flores Bagian Timu dan Lembata.
Baca: Pendeta Jemaat Parewatana, ST Seruhkan Petani Masuk Kebun, Siap Lahan Tanam
Baca: DPRD Sumba Tengah Mendukung Terobosan Gubernur NTT Legalkan Miras
"Salah hormat ini ditujukan kepada bapak Gubernur NTT dan juga kepada semua wakil rakyat yang terhormat. Ini bunyi salah itu.
Merantau bagi kami adalah sebuah budaya yang turun -temurun kami lakukan untuk menyambung hidup kami, membangun rumah, Biayai anak kami yang sekolah dan kuliah," kata Anwar mengutip keluhan masyarakat Flores Bagian timur dan Pulau Lembata.
Dikatakan,ada pula anak-anak yang dbiayai untuk sekolah dan kuliah, diantaranya sudah menjasdi pejabat di NTT.
Menurut Anwar, bagi masyarakat, merantau ke Malaysia atau negeri Jiran itu sudah dilakukan sejak lama.
"Karena itu, menyedihkan ketika jalan itu ditutup hanya karena permasalahan sebagian teman yang mengalami nasib seperti TKI lain," katanya.
Dia mengatakan, jika jalan itu ditutup pemerintah, maka sama saja pemerintah telah dasar dan mau menghentikan sekolah anak-anak para TKI. "Kita berharap pemerintah mau dan kembali mengkaji kebijakan moratorium ini," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/anwar-hajral-fraksi-pks-dprd-ntt_20170805_194923.jpg)