Selasa, 7 April 2026

Berita NTT Terkini

Makan Waktu Pengurusan Plat Nomor Kendaraan!  Ini Komentar Dirlantas Polda NTT

sejak awal Oktober 2018, Ditlantas Polda NTT telah memperbaiki dan meningkatkan alat pembuat plat nomor (mesin Emborcing) untuk keperluan di wilayah

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Dirlantas Polda NTT Kombes Pol Pringadhi Supardjan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Proses pengurusan dan penerbitan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) di beberapa tempat di wilayah NTT dikeluhkan masyarakat karena memakan waktu lama. Termasuk di Kupang, ibukota Provinsi NTT, pengurusan dan penerbitan plat nomor juga terindikasi berlarut-larut.

Ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM pada Sabtu (17/11/2018) Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda NTT Kombes Pol Pringadhi Supadjan mengungkapkan pihaknya memang pernah mendapat keluhan seperti itu.

Baca: Film A Man Called Ahok Tembus Satu Juta Penonton ! Ahok: Terima Kasih Atas  

Baca: Denpom IX/1 Kupang Gelar Lomba Burung Berkicau

Namun lanjutnya, sejak awal Oktober 2018, Ditlantas Polda NTT telah memperbaiki dan meningkatkan alat pembuat plat nomor (mesin Emborcing) untuk keperluan di wilayah NTT.

"Kita sudah perbaiki alatnya, Emborcing itu. Kalau tadinya sehari kita bisa kerjakan 500 buah, setelah alat itu ada meningkat menjadi 1000 buah dalam sehari," ujar Pringadhi.

Alat tersebut untuk saat ini berjumlah empat unit, yakni dua unit untuk plat nomor sepeda motor dan dua unit lainnya untuk plat nomor mobil. Alat tersebut untuk saat ini sementara di tempatkan di Kota Kupang.

Terkait keluhan yang mengatakan bahwa penerbitan plat nomor memakan waktu lama, Pringadhi menjelaskan bahwa ada beberapa faktor ikut menjadi penyebabnya.

"Kita juga krosscek ulang, jadi kita temukan bahwa ada lebih banyak pemohon yang lebih suka mengurus dan mengambilnya melalui agen. Mereka tidak datang untuk ambil sendiri di kantor," katanya.

Akibatnya, agen yang biasanya menunggu dan mengumpulkan hingga sejumlah tertentu baru didistribuasikan ke pemohon itu menumpuk plat nomor. Hal ini yang membuat plat nomor sampai ke tangan pemohon lebih lama dari waktu seharusnya.

Selain itu Pringadhi juga menyampaikan bahwa telah menginstruksikan jajarannya untuk memperhatikan hal ini sehingga proses penerbitan plat nomor berjalan tepat waktu.

"Sampai ke jajaran sudah diinfokan untuk memperhatikan hal ini agar masyarakat bisa terlayani tepat waktu. Ya biasanya ada juga yang karena lokasinya jauh jadi malas ngambilnya," lanjut Pringadhy.

Ke depan, ia berharap agar masyarakat tidak segan-segan untuk datang sendiri mengambil di kantor Lantas ketimbang menitipkan pada agen.

"Harapannya, kita berusaha supaya masyarakat menerima pada waktunya atau tepat waktu, jadi kita ingatkan masyarakat agar langsung ke kantor lantas," imbuhnya.

Terkait produksi plat nomor yang dibuat sendiri, menurut Pringadhi ketika jaman makin berkembang dengan macam-macam peralatan canggih untuk membuat plat nomor, maka hal itu tentu tidak terhindarkan. Namun lanjutnya, pihaknya serta masyarakat dapat membedakan mana plat nomor yang dikeluarkan secara resmi oleh pihak kepolisian dan mana yang tidak.

"Orang makin canggih sehingga dapat membuat plat nomor mereka, tetapi ada tanda tertentu yang membedakan dengan plat nomor asli yang dikeluarjan pihak kepolisian," katanya. (*

,

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved